Kabul, (berita2.com): Serangan bom pinggir jalan menewaskan lagi tentara Amerika Serikat di Afghanistan, kata militer Ahad, menjadikan jumlah prajurit Amerika yang tewas di negara itu mencapai 300 selama tahun ini.
Bom rakitan itu meledak di Afghanistan timur, menewaskan tentara yang sedang bertugas pada Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang dipimpin NATO, Sabtu (5/12), kata pihak militer.
Afghanistan timur dan selatan mencatat jumlah korban tewas 113.000 tentara AS dan NATO, yang berperang melawan gerilyawan Taliban, sejak pasukan yang dipimpin AS menumbangkan pemerintah Taliban pada 2001.
Korban terakhir adalah ke-301 tentara Amerika yang tewas di Afghanistan selama tahun ini, menurut perhitungan yang dilakukan laman Internet icasualties.org.
Ini bertolak belakang dengan 295 tentara asing yang tewas pada 2008 di negara yang dilanda pemberontakan itu.
Presiden AS Barack Obama telah memerintahkan pengiriman 30.000 tentara tambahan ke Afghanistan beberapa bulan mendatang, dalam rangka mempercepat berakhirnya perang yang makin tidak populer di dalam negeri.
Negara-negara sekutu NATO juga telah berikrar sedikitnya 7.000 tentara tambahan akan dikirim untuk mendukung strategi baru perang yang dipimpin AS menghadapi Taliban dan Al Qaida, yang akan mengerahkan lebih dari 150.000 tentara asing.(*/wan)