Hangu, Pakistan (berita2.com): Pasukan keamanan Pakistan yang didukung tank-tank dan artileri menyerang posisi-posisi Taliban di daerah barat laut negara itu, menewaskan 22 gerilyawan, kata seorang pejabat polisi, Senin (23/11).
Serangan itu adalah bagian dari satu operasi lebih luas terhadap gerilyawan di Pakistan, sekutu regional yang Washington anggap sebagai kunci untuk mengalahkan Taliban di Afghanistan.
Pertempuran meletus Ahad malam setelah satu serangan terhadap gerilyawan di desa Shahukhel, yang berbatasan dengan pangkalan Taliban di wilayah suku Orakzai.
"Pertempuran seru berkobar sepanjang malam. Pihak gerilyawan menembakkan granat-granat berpeluncur roket sementara pasukan menanggapi dengan tembakan artileri dan tank," kata pejabat polisi lokal Fareed Khattak kepada Reuters.
"Kami mencatat ada 22 gerilyawan tewas dan 14 lainnya ditangkap."
Tentara Pakistan sedang melancarkan serangan di wilayah suku Pashtun Waziristan Selatan di perbatasan Afghanistan 17 Oktober, yang bertujuan menumpas gerilyawan yang meningkatkan serangan mereka terhadap pasukan keamanan tahun 2007.
Amerika Serikat yang sedang mempertimbangkan opsi bagaimana membendung pemberontakan yang meningkat di Afghanistan, menyambut baik serangan di Waziristan itu, mengharapkan itu akan membantu mengusir para pejuang Taliban dari wilayah itu yang disebutnya sebagai satu hubungan global bagi gerilyawan itu.
Khattak mengatakan pasukan memasuki wilayah Orakzai yang kacau tempat banyak gerilyawan Taliban melarikan diri. "Kini helikopter-helikopter tempur sedang menyerang tempat-tempat persembunyian Taliban di daerah itu," katanya.
Seorang juru bicara Taliban di Orakzai, Zia-ur-Rehman, mengatakan kedua pihak menderita banyak korban dalam pertempuran itu.
Menurut militer, lebih dari 500 gerilyawan Taliban tewas dalam serangan di Waziristan Selatan sementara di pihak tentara hanya kehilangan 70 orang.
Tidak ada verifikasi yang independen mengenai jumlah korban itu karena wartawan dan para pengawas independen tidak diizinkan memasuki zona konflik kecuali untuk kunjungan bersama dengan militer.(*/wan)