
Jerusalem, (berita2.com) : Roket-roket pejuang Lebanon, Hizbullah, mampu mencapai kota-kota utama Israel berpenduduk padat, kata Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Gabi Ashkenazi, Selasa (10/11).
Ashkenazi, yang berpidato di depan Komisi Urusan Luar Negeri dan Pertahanan pada Parlemen Israel, mengatakan milisi Syiah itu telah memiliki puluhan ribu roket, termasuk sejumlah di antaranya berdaya jangkau lebih dari 300 kilometer, radio publik Israel melaporkan.
Roket-roket jarak jauh ini bisa mencapai kota-kota utama termasuk ibukota Tel Aviv, Jerusalem, juga pusat reaktor nuklir paling rahasia negara Yahudi itu di kawasan Dimona.
Israel dan Hizbullah terlibat pertempuran sengit selama 34 hari antara Juli dan Agustus pada 2006, yang menewaskan lebih dari 1.200 warga Lebanon, dan lebih dari 160 warga Israel, umumnya tentara Zionis.
Kasad Ashkenazi juga memperingatkan bahwa kelompok-kelompok garis keras Lebanon dan Palestina akan memanfaatkan masa tenang ini untuk memperkuat persenjataan di perbatasan.
"Masa tenang di perbatasan-perbatasan selatan dan utara Israel saat ini dimanfaatkan oleh musuh untuk mempersiapkan konfrontasi baru," kata Ashkenazi seperti dikutip media massa setempat.
Parnyataan kepala staf angkatan darat Israel itu disampaikan sehari setelah Perdana Menteri Lebanon Saad Al-Hariri membentuk pemerintahan persatuan nasional yang di dalamnya terdapat dua wakil Hizbullah dari 35 anggota kabinet.(*un)