berita2.com (London): Aksi demonstrasi di London, Inggris berubah menjadi kerusuhan. Demonstrasi dilakukan 500 ribu warga di Kota London, memprotes banyaknya potongan gaji terhadap para pekerja. Massa yang merasa marah mulai membakar dan merusak properti di sekitar alun-alun Trafalgar, London, Sabtu 26 maret 2011 malam waktu setempat.
Massa merusak gedung atau toko yang dianggap sebagai simbol kemewahan ibu kota Inggris, London. Bahkan, jam olimpiade pun ikut dirusak. Akibatnya, kerusuhan pun tidak bisa dihindari, demikian disiarkan dailymail 27 Maret 2011
Aparat kepolisian pun terpaksa membubarkan massa. Peluru karet pun terpaksa dilepaskan aparat agar sikap anarkis bisa dihentikan. Massa sempat melawan polisi dengan melemparkan cat, serta senjata buatan berbentuk lampu bohlam berisi amonia.
Sekitar 75 pengunjuk rasa ditangkap karena dianggap sebagai provokator. Kerusuhan ini juga mengakibatkan 28 orang terluka, baik dari pihak aparat maupun dari pengunjuk rasa.