Ankara, (berita2.com) : Sebanyak 17 orang tewas dalam satu ledakan gas di satu tambang batu bara di provinsi Balikesir, Turki barat-laut, Selasa (23/2), demikian laporan kantor berita setengah resmi Anatolia.
Gubernur Balikesir Yilmaz Arslan sebagaimana dikutip mengatakan 11 pekerja tambang dan seorang insinyur tewas ketika ledakan gas methane mengoyak seluruh tambang batu bara di dekat kota kecil Dursunbey, provinsi Balikesir.
"Lima pekerja tambang kehilangan nyawa mereka setelah dibawa ke rumah sakit karena menderita luka bakar, sehingga jumlah korban jiwa naik jadi 17," kata Arslan.
"Semua mayat ditemukan dari tambang tersebut. Kami menghentikan upaya pencarian dan penyelamatan. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai," tambahnya.
Pada Desember 19 pekerja tewas, ketika satu tambang batu bara di provinsi Bursa di bagian barat-laut negeri itu ambruk setelah para pekerja meledakkan dinamit.(*un)





















