berita2.com (Singapura): Bagi yang ingin ke Singapura, sebaiknya ditunda dulu karena negara itu masih berantakan akibat banjir. Operasi pembersihan sisa-sisa banjir di Orchard Road, Singapura terus dilakukan. Toko-toko di Liat Towers yang paling parah diterjang banjir hingga kini bisa bisa beroperasi.
Bahkan menurut para pemilik toko, kemungkinan butuh waktu berminggu-minggu sebelum mereka bisa kembali melanjutkan bisnis mereka. Outlet-outlet Starbucks, Hermes, Wendy's dan Massimo Dutti, merupakan yang paling parah terendam banjir pada Rabu (16/6/2010).
Bahkan naas bagi Wendy's, restoran cepat saji itu baru saja buka selama tiga hari saat banjir mendadak itu menghancurkan segalanya di resto tersebut. Mulai dari peralatan, furnitur dan perabotan semuanya rusak terendam banjir.
Demikian disampaikan juru bicara Wendy's Goh Wee Ling. "Secara optimis, akan butuh waktu empat hingga enam pekan sebelum kami bisa buka kembali," ujarnya seperti dilansir harian Singapura, Straits Times, Jumat (18/6/2010). Dikatakan Ling, outletnya setidaknya mengalami kerugian 500 ribu dolar Singapura. Namun itu belum termasuk bahan-bahan makanan yang rusak terendam banjir dan hilangnya pendapatan selama outlet tutup.