Dushanbe , (berita2.com) : Utusan Amerika Serikat Richard Holbrooke , Sabtu (20/2) mengisyaratkan Washington ingin menjalin hubungan yang lebih erat dengan Tajikistan , dan mengatakan negara bekas Sovyet itu adalah kunci perdamaian di Afghanistan.
"Untuk alasan etnik dan geografi dan strategis , Tajikistan adalah negara sangat penting jika orang menginginkan perdamaian terwujud di Afghanistan," kata Holbrooke kepada wartawan setelah pertemuannya dengan Presiden Emomali Rakhmon.
Holbrooke mengatakan ia melakukan tiga pertemuan dengan para pejabat senior Tajikistan dalam enam bulan belakangan ini dan akan ada pertemuan lagi.
Persinggahan utusan AS itu di Tajikistan, negara bekas Sovyet yang paling miskin memiliki perbatasan yang rapuh sepanjang 1.340kmdengan Afghanistan, adalah bagian dari kunjungannya ke Asia Tengah yang dimulai 17 Februari.
Presiden AS Barack Obama mengumumkan pengiriman 30.000 tentara tambahan AS ke Afghanistan akhir tahun lalu dalam usaha mengehentikan perang delapan tahun negara itu melawan kelompok gerilyawan Taliban di negara itu.
Kunjungan Holbrooke itu adalah bagian dari usaha pemerintah AS untuk memperoleh dukungan dari sekutu-sekutu di kawasan itu yang mungkin berguna.
Pada hari Jumat , utusan AS it bertemu dengan Presiden Uzbekistan Islam Karimov membicarakan masalah Afghanistan dan juga bertemu dengan Presiden Kyrgyzstan Kurmanbek Bakiyev.
"Saya kira ancaman nyata di kawasan ini adalah dari Taliban dan Al Qaida yang ingin melatih teroris internasional," kata Holbrooke Sabtu ketika ditanya tantangan keamanan terbesar kawasan itu.
Amerika Serikat dan NATO menggelar 113,000 tentara di Afghanistan untuk memerangi gerilyawan dan NATO berjanji akan mengirim 10.000 tentara lagi , yang menambah jumlah pasukan asing di negara itu menjadi lebih dari 150.000 tentara pada Agustsus 2010.(*un)





















