Mumbai, (berita2.com) : Satu warga asing termasuk di antara delapan orang yang tewas dalam ledakan bom di kota Pune di India barat, kata pemerintah Sabtu (13/2). "Kami telah memastikan satu orang asing tewas dan satu orang asing terluka. Kewarganegaraannya belum ditentukan. Sisanya dipercaya merupakan orang India," kata Menteri dalam Negeri G.K. Pillai kepada wartawan.
Pillai yang dikutip oleh kantor berita PTI sebelumnya menyatakan bahwa pemboman itu adalah serangan teror.
Serangan itu terjadi di German Bakery -- restoran yang didirikan di daerah Taman Koregaon di kota tersebut dan terkenal dengan orang asing -- pada sekitar pukul 19.30 waktu setempat (pukul 21 WIB), katanya.
Lokasi itu dekat Osho Ashram atau tempat pengasingan diri keagamaan, yang juga sering dikunjungi oleh para tamu luar negeri, dan Chabad House, pusat kebudayaan dan keagamaan Yahudi yang dijalankan oleh gerakan orthodok Chabad-Lubavitch.
Pillai menjelaskan bahwa seorang pelayan akan membuka sebuah paket tak diketahui yang ditinggalkan di restoran itu ketika ledakan terjadi. Semuanya 32 orang juga terluka akibat ledakan itu.
"Perlu dicatat bahwa Osho Ashram, yang berada sekitar 180 meter dari toko roti tersebut, adalah salah satu tempat yang telah diselidiki oleh mata-mata Lashkar-e-Taiba David Headley," katanya.
Headley, seorang warga AS-Pakistan yang sekarang ini sedang menunggu pemeriksaan pengadilan di AS, dituduh telah menyelidiki kemungkinan tempat-tempat (sasaran serangan) oleh kelompok gerilyawan di Pakistan, yang telah dilarang. Kelompok itu dipersalahkan karena serangan Mumbai 2008 itu.
Seluruhnya 166 orang, termasuk 25 orang asing, tewas dan lebih dari 300 orang lain terluka dalam serangan di dua hotel mewah, stasiun kereta api utama, sebuah restoran turis terkenal dan Chabad House lainnya di kota itu.
Pune berada sekitar 100 Km di baratdaya Mumbai.
Semua pemerintah negara bagian di India telah ditempatkan dalam kesiagaan tinggi sementara masyarakat diminta untuk tidak mendekati paket yang mencurigakan, kata Pillai.
Tim forensik dan detektif dari regu antiterorisme negara bagian itu dan Biro Investigasi Pusat (CBI) telah dikirim ke tempat kejadian untuk menyelidiki ledakan tersebut, tambahnya. (*un)
| Comments |
|
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
|||||||||||





















