Rayong, Thailand, (berita2.com) : Militer Amerika Seriat memulai pelatihan perang terbesarnya di wilayah Pasifik , Senin-- pelatihan tahunan dengan pasukan dari Thailand, Jepang, Indonesia dan Singapura, kini Korea Selatan ikut bergabung,
Pada acara pembukaan di provinsi Rayong, Thailand timur , Duta besar AS Eric G. John mengatakan pelatihan pwrang "Cobra Gold" itu, kini untuk ke-29 kalinya menjadi satu "pelatihan multinasional."
"AS terus mengamati pelatihan ini, yang adalah kegiatan pelatihan utama di Thailand , sebagai satu simbol penting komitmen militer AS untuk memelihara perdamaian dan keamanan di Asia," katanya pada acara pembukaan itu.
John menyambut baik keikutsertaan Korea Selatan dalam pelatihan yang akan berlangsung sampai 11 Februari dan melibatkan pasukan angkatan darat, laut , marinir dan angkatan udara dari enam negara yang ikut serta dalam operasi-operasi di Thailand.
Ia mengatakan fokus pelatihan itu adalah operasi pemeliharaan perdamaian dan kemanusiaan dan tanggapan bencana, memberikan persiapan yang "tidak ada bandingannya", mengacu pada operasi pertolongan pada saat tsunami tahun 2004 sebagai contoh.
"Penting sekali bahwa militer-militer kita yang terpisah belajar bekerjasama engan pihak lain-- bersama-- dan sekarang melatih lagi i pelayanan mereka yang diperlukan untuk menjawab permintaan akan bantuan," katanya.
"Karena Cobra Gold adalah pelatihan militer terbesar AS di kawasan Pasifik -- dan terbesar dalam jenisnya di Asia-- kami menyambut baik sumbangan dari semua negara yang akan ikut serta dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Seluruhnya wakil-wakil lebih 20 negara akan ikut serta, meninjau dan mendukung, tambahnya.
Thailand dan AS adalah bersekutu sejak lama , tetapi sejumlah besar bantuan militer AS kepada negara Asia Tenggara tu dihentikan setelah kudeta tahun 2006. Bantuan itu dicairkan kembali setelah pemilu Desember 2007.(*un)





















