Taipei, (berita2.com) : Oposisi anti-China di Taiwan tak berkutik setelah Perdana Menteri Wu Den-jih dari Partai Kuomintang yang pro Beijing mengatakan, hanya "orang-orang idiot" yang menginginkan kemerdekaan dari China daratan.
"Adalah sangat mudah bagi Taiwan untuk menjadi merdeka. Tapi jika itu dilakukan, hal itu akan menimbulkan perpecahan nasional dan menyebabkan tekanan di luar negeri," kata Wu kepada satu stasiun radio lokal Selasa.
"Hanya orang-orang tak bertanggung jawab atau idiot yang ingin Taiwan merdeka," tegasnya.
Beijing telah berulang-kali mengancam akan menyerang Taiwan jika pulau itu, yang diklaim sebagai bagian dari wilayahnya, mengumumkan kemerdekaan secara resmi.
Kedua pihak telah berpemerintahan secara terpisah sejak berakhirnya perang sipil pada 1949.
Pernyataan Wi ini memicu kemarahan Partai Progresif Demokratif (DPP) yang cenderung menginginkan kemerdekaan.
"Taiwan telah siap untukmenjadi negara merdeka, tak ada masalah apapun namanya. Kini anda tahu siapa yang ideot,"kata anggota parlemen dari DPP Chiu Yi-ying.
Taiwan, yang bernama resmi "Republic of China", mempunyai hubungan paling rendah di bawah pemerintahan DPP dari 2000-2008.
Namun hubungan tersebut telah membaik sejak Ma Ying-jeou dari Koumintang menjadi presiden tahun lalu,dengan mengusung kebijakan mendorong peningkatan hubungan perdagangan dan mengizinkan kunjungan turis China.(*un)



































