PBB, New York, (berita2.com): China, Rabu, menyeru masyarakat internasional untuk bekerja ke arah penyelesaian terpadu mengenai ancaman perompakan di Somalia.
"Perjuangan yang efektif melawan perompak di Somalia masih menunggu penyelesaian terpadu," kata wakil utusan tetap China untuk PBB Liu Zhenmin pada pertemuan Dewan keamanan.
Ia menyatakan China telah menyediakan armada pengawal dan sumbangan lain serta akan terus bekerja sama dalam berbagai upaya internasional.
Namun penting bahwa semua upaya di daerah itu memtahui hukum internasional yang berlaku dalam perdagangan maritim dan laut, dan menghormati kedaulatan serta keutuhan wilayah negara pesisir, terutama Somalia, katanya.
Dalam konteks itu, penting untuk mendukung kembalinya kestabilan di Somalia, bahkan sekalipun perujukan politik masih macet, katanya.
Liu mengatakan negara regional mesti didukung untuk membantu mereka memerangi perompak, dan gagasan regional mesti didorong.
"Kami percaya bahwa untuk mengakhiri secara efektif serangan perompak, masyarakat internasional mesti lebih memperluas operasi pengawalan maritim dan negara peserta yang terkait juga mesti meningkatkan koordinasi mereka dalam berbagai operasi pengawalan kelautan," katanya.
Sehubungan dengan itu, China telah mengusulkan bahwa beragam angkatan laut yang digelar di perairan tersebut "mesti menetapkan daerah tanggung jawab guna meningkatkan keefektifan operasi pengawalan dan menurunkan keberhasilan perompak dalam upaya mereka," katanya.
Perompak Somalia membebaskan kapal pencari ikan tuna Spanyol yang dibajak enam bulan lalu, kata PM Jose Luis Rodriguez Zapatero, Selasa (17/11), dan seorang perompak mengatakan uang tebusan telah dibayarkan bagi kapal dan awaknya.
Sebelumnya, perompak menyatakan kapal itu tidak akan dibebaskan kecuali dua orang yang diduga sebagai pria bersenjata Somalia yang ditangkap oleh Angkatan Laut Spanyol di dekat kapal tuna tersebut dibebaskan.





















