Bangkok, Thailand, (berita2.com) : Thailand telah memutuskan untuk memanggil pulang duta besarnya untuk Kamboja pada Kamis (6/11) setelah Phnom Penh mengangkat mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, yang kini menjadi buronan polisi Thailand, sebagai penasehat ekonomi, kata seorang pejabat Thailand.
"Kami sedang memanggil pulang duta besar kami untuk Kamboja pada Kamis petang ini, kata Chavanond Intarakomalyasut, Sekretasi Menteri Luar Negeri Thailand kepada AFP.
"Pengangkatan itu merupakan bentuk campur tangan dalam politik dalam negeri kami karena Thaksin masih secara aktif terlibat dalam politik," katanya.
Sebelumnya, Thailand mengatakan tindakan Kamboja untuk mengangkat Thaksin Shinawatra sebagai penasehat ekonomi tersebut dapat memperburuk hubungan bilateral kedua negara.
Pemerintah Kamboja mengumumkan pengangkatan Thaksin itu dua pekan setelah Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menawarkan pekerjaan kepada konglomerat Thailand itu, yang menimbulkan kemarahan Bangkok.
Thaksin yang dua kali terpilih menjadi perdana menteri Thailand itu digulingkan dalam kudeta militer pada 2006 dan kini tinggal di pengasingan untuk menghindari hukuman dua tahun penjara yang dijatuhkan mahkamah Bangkok karena dinyatakan secara sah terlibat korupsi.
Kedati berada di pengasingan, Thaksin dinilai sebagai tokoh berpengaruh di Thailand, tempat ia mendorong protes-protes massal terhadap pemerintah Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva pada tahun lalu.
Para pejabat pro-Thaksin disingkirkan setelah munculnya aksi protes anti-Thaksin yang menduduki Bandara Bangkok.(*un)