Zamboanga, (berita2.com): Sejumlah orang yang diduga gerilyawan Muslim telah menculik seorang kepala sekolah di pulau Jolo di Filipina selatan, tempat pembunuhan dua tentara AS belum lama ini, menurut seorang jurubicara militer.
Sekitar 12 pria bersenjata telah menghentikan sebuah minibus yang membawa para pejabat sekolah lokal di kota Patikul, Senin, dan membawa kepala sekolah Gabriel Canizares (36), kata Mayor Ramon David Hontiveros.
"Bapak Canizares bersama kawan-kawan gurunya di dalam jip itu, dan ia satu-satunya orang yang diculik," jelas Hontiveros. "Ada operasi yang sedang berlangsung untuk menemukan Canizares," ia menambahkan.
Para penculiknya diduga anggota Abu Sayyaf, kelompok garis keras Islam yang dihubungkan oleh badan intelijen dengan jaringan al Qaida.
Kelompok itu juga dipersalahkan karena berbagai pemboman dan serangan penculikan untuk memperoleh uang tebusan, termasuk penculikan guru sekolah.
Abu Sayyaf juga dipersalahkan karena pemboman di tepi jalan akhir bulan lalu yang menewaskan dua tentara AS dan satu serdadu Filipina di Jolo.
Beberapa kelompok kecil penasehat militer AS telah ditempatkan di Jolo dan tempat lain di Filipina selatan untuk melatih tentara mengenai cara memerangi Abu Sayyaf.
Abu Sayyaf, yang dibentuk pada 1990-an diduga dengan uang dari al Qaida, berperang untuk memperoleh tanah air merdeka bagi umat Muslim di Jolo dan sejumlah daerah lain di Filipina selatan.(*/wan)





















