berita2.com Sabtu, 04 September 2010

 
You are here: Home Internasional Asia / Pasifik
Banner

Asia / Pasifik

Gempa 7,4 SR Hantam Selandia Baru

E-mail Cetak PDF

berita2.com (Wellington): Gempa berkekuatan 7,4 pada Skala Richter telah mengguncang Selanda Baru, hanya 7Km di tenggara Christchurch, pada tengah malam waktu setempat, kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), Jumat (3/9/2010).

Tidak ada peringatan tsunami segera. USGS sebelumnya menyatakan gempa itu berkekuatan 7,3 SR. Pusat gempa ada di kedalaman 66Km dan gempa itu melanda pada pukul 1635 GMT (23.25 WIB).

Christchurch, di pantai timur South Island, adalah kota terbesar kedua Selandia Baru dengan penduduk sekitar 342.000 orang.

"Tidak ada ancaman tsunami luas yang menghancurkan yang ada berdasar pada data gempa dan tsunami historis," kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik

Kedubes RI di Kuala Lumpur Didemo

E-mail Cetak PDF

berita2.com (Kuala Lumpur): Unjuk rasa dibalas unjuk rasa. Sekitar seratus anggota ormas gabungan pemuda Malaysia berunjuk rasa, di depan Kedubes Indonesia, di Kuala Lumpur, Jum`at (3/9/2010) sore. Demonstran menuntut Pemerintah Indonesia, segera mengungkap siapa dalang di balik aksi-aksi demo anarkis anti Malaysia di Jakarta.

Para pengunjuk rasa menilai segelintir kelompok di Indonesia, memanas-manasi dan memperkeruh hubungan kedua negara. Mereka menilai Pemerintah Indonesia bersikap baik, demikian juga sebagian besar warga Indonesia pada umumnya.

"Rentetan aksi demo anakis diduga hanyalah aksi pihak tertentu yang ingin mengacaukan hubungan baik kedua negara bertetangga," ujar para demonstan. Pendemo meminta Pemerintah Indonesia berani menindak pihak ketiga yang mencoba merusak hubungan baik Indonesia-Malaysia.

Ternyata Surat SBY Belum Dibaca PM Malaysia

E-mail Cetak PDF

berita2.com (Kuala Lumpur): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diketahui telah mengirimkan surat kepada Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Rajak menyusul ketegangan Indonesia-Malaysia belakangan ini. Namun surat tersebut sepertinya belum dibaca oleh PM Najib.

"Mungkin Presiden SBY menyatakan kekecewaannya atas kondisi hubungan kedua negara yang terjadi saat ini, dalam suratnya. Mungkin ia (SBY) ingin memastikan kepada Malaysia jika aksi protes yang terjadi saat ini tidak ada hubungannya dengan Pemerintah Indonesia," ungkap PM Najib seperti dikutip The Star, Senin (30/8/2010).

Menyikapi masalah ini PM Najib mengatakan, Pemerintah Indonesia amat sadar jika ada dua juta WNI yang bekerja di Malaysia. Selain itu banyaknya investasi yang dikeluarkan olehnya perusahaan Malaysia di Indonesia, dinilai PM Najib sebagai perekat hubungan kedua negara.

"Kedua negara memiliki hubungan menguntungan satu sama lain. Ketegangan yang terjadi saat ini seharusnya tidak menganggu hubungan bilateral kedua negara," tandas PM Najib. Najib juga menambahkan jika negaranya tidak memiliki niat untuk mengeluarkan larangan berpergian ke Indonesia.

Ajaib Bayi Meninggal Bisa Hidup Lagi Setelah Dipeluk Ibunya 2 Jam

E-mail Cetak PDF

berita2.com (Sydney): Peristiwa aneh terjadi lagi. Sentuhan kulit ibu memberikan keajaiban kepada bayi prematur yang sudah dinyatakan meninggal. Seorang wanita membuktikan bagaimana bayinya yang sudah meninggal bisa hidup lagi setelah 2 jam dipeluknya.

Bayi Jamie Ogg lahir prematur dalam usia 27 minggu di sebuah rumah sakit di Sydney. Bayi Jamie dilahirkan kembar dengan berat hanya 900 gram bersama adik kembarnya Emily.

Namun bayi Emily selamat, sedangkan Jamie dinyatakan meninggal setelah dokter berjuang menyelamatkannya dan tidak ada tanda-tanda kehidupan setelah 20 menit.

Dokter kemudian membungkus bayi Jamie yang sudah tak bernyawa dengan selimut dan memberikan kepada ibunya Kate Ogg. Kate dan suaminya David Ogg begitu hancur menerima satu anak kembarnya meninggal.

Oleh Kate, bayi Jamie yang sudah tak bernyawa ditaruhnya didadanya sambil terus dipeluk. Selama 2 jam, Kate berbicara dengan bayi Jamie tentang keluarga dan apa yang akan dilakukan sepanjang hidupnya jika ada Jamie.

"Aku menaruh dia di dada dengan kepalanya di lenganku dan terus memeluknya sambil berbicara. Dia tidak bergerak sama sekali," kata Kate dalam wawancara dengan televisi Channel 7's sepert dilansir news.sky.com, Minggu (29/8/2010).

Pelukan Kate selama 2 jam tersebut ternyata memberikan keajaiban. Bayi Jamie mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan. "Napas Jamie kadang terengah-engah, tapi menurut dokter itu tindakan refleks," kata Kate.

Sesuatu yang mengejutkan pun terjadi. Bayi Jamie bergerak seperti terkaget dan napasnya mulai teratur. "Aku berpikir, ya Tuhan apa yang terjadi, beberapa menit kemudian ia membuka matinya. Ia mengulurkan tangannya dan meraih jari saya dan menggerakkan kepalanya," tutur Kate.

Dokter pun terkejut dan terus berkata tidak percaya dan mengatakan ini suatu keajaiban. Kate lalu memberikannya ASI perlahan-lahan.

Dokter menduga tubuh hangat Kate bertindak seperti inkubator yang menjaga bayi dan merangsangnya tetap hangat. Metode ini seperti yang dianjurkan para ahli agar memberikan gendongan Kangguru pada bayi prematur.

Sentuhan kulit ke kulit dengan cara memeluk bayi di dada lebih menguntungkan ketimbang perawatan dalam inkubator.

David mengaku sangat beruntung mempunyai istri yang kuat dan cerdas. "Dia seperti punya naluri yang kuat apa yang mesti dia lakukan. Jika Kate tidak memeluknya lama, mungkin Jamie tidak akan pernah berada di sini," kata David.

Bayi Jamie yang muncul di TV adalah bayi sehat yang sekarang berusia 5 bulan. Bayi yang lahir prematur memang sangat rentan terhadap suhu dan mudah terserang hipotermia sehingga harus dimasukkan ke dalam inkubator. Tapi dengan metode Kangaroo Care, ibu bisa merawat si kecil secara lebih dekat tanpa perlu menggunakan inkubator.

Kangaroo Care ini adalah metode perawatan bayi prematur dengan cara memberikan sentuhan kulit ke kulit antara si ibu dengan bayi.

Dalam melakukan metode ini, perlu diperhatikan bahwa posisi bayi harus lurus, tidak boleh ditekuk. Lalu bayi didekatkan ke tubuh si ibu. Kemudian beri penutup kepala dan kaki pada bayi. Lakukan hal tersebut selama 24 jam.

Dengan melakukan hal tersebut, bayi akan mendapat panas dari tubuh ibunya dan suhunya menjadi stabil karna si ibu memiliki suhu tubuh antara 36,5-37 derajat Celcius. Suhu tubuh ibu ini merupakan pemanas alami yang lebih baik dibandingkan dengan inkubator yang hanya bersuhu 34 derajat.

Hah! Banyak WNI Dibunuh dan Dilukai Aparat Malaysia

E-mail Cetak PDF

berita2.com (Kuala Lumpur): Ternyata banyak WNI (Warga Negara Indonesia) di Malaysia yang dibunuh dan dilukai oleh aparat keamanan di negara tersebut, karena itu Duta Besar RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar meminta Pemerintah Malaysia melindungi warga Indonesia

"Kami memberikan jaminan kepada pemerintah Malaysia bahwa warganya dijamin aman di Indonesia. Tidak akan ada sweeping warga Malaysia di Indonesia, namun kami juga minta agar Pemerintah Malaysia melindungi warga Indonesia di Malaysia," kata Dubes RI Da`i Bachtiar, dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, Jumat (27/8/2010).

Berdasarkan keterangan Menlu Malaysia Anifah Aman kepada pers Indonesia dan Malaysia di Putrajaya, Kamis (26/8/2010), hingga kini tidak ada warga Malaysia yang dilukai, diperas, apalagi dibunuh oleh rakyat atau aparat keamanan Indonesia. Tapi sebaliknya, ada beberapa kasus warga Indonesia malah dilukai, diperas, bahkan dibunuh oleh aparat kepolisian Malaysia.

Sebagai contoh kasus pemukulan wasit Indonesia Donald Kolopita dan pendobrakan paksa pintu rumah ketua PPIM (Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia) di UKM (universitas Kebangsaan Malaysia) oleh aparat Rela, kaki tangan imigrasi Malaysia. Kasus ini terjadi tahun 2007.

Terakhir adalah penembakan tiga TKI asal Madura oleh kepolisian Selangor. Ketiga TKI yang punya izin kerja legal dan diambil baik-baik kemudian ditembak mati dan dibuat cerita bahwa mereka adalah perampok.

Banyak juga laporan TKI yang diperiksa oleh kepolisian Malaysia tapi ujung-ujungnya adalah pemerasan. "Semua persoalan seperti perbatasan, perlindungan terhadap WNI di Malaysia harus diselesaikan oleh kedua pemerintahan agar ke depan nanti tidak mencuat menjadi persoalan," katanya.

"Kedua Menlu Indonesia dan Malaysia sepakat akan bertemu di Kota Kinabalu, Sabah, pada 6 September 2010. Mudah-mudahan berbagai persoalan mengenai perbatasan, TKI dan masalah lainnya cepat diselesaikan agar mengurangi munculnya isu akibat persoalan yang ada belum diselesaikan," kata Da`i yang juga mantan Kapolri.

Dalam jumpa pers itu, Dubes mengatakan, aparat kepolisian Indonesia telah menahan para demonstran yang melemparkan kotoran manusia ke Kedubes Malaysia dan membakar bendera Malaysia. "Kini sedang diselidiki berbagai bukti untuk menyeret mereka ke pengadilan," katanya.

Halaman 1 dari 54

Berita Terkait