London, (berita2.com) : Inggris telah menolak klaim paling akhir Argentina atas Kepulauan Falkland (Malvinas), lebih seperempat abad setelah kedua negara itu terlibat perang mengenai kepulauan di Atlantik tersebut.
Argentina bulan lalu mensahkan peraturan yang mengajukan klaim atas Falkland (Malvinas) dan beberapa wilayah lain Inggris di luar negeri.
Namun pejabat senior di Kantor Urusan Luar Negeri Chris Bryant, Senin, mengatakan Inggris "tak ragu" mengenai kedaulatannya atas kepulauan itu, tempat Inggris dan Argentina terlibat perang singkat pada 1982, yang berakhir dengan kekalahan negara di Amerika Selatan tersebut.
"Inggris dengan tegas menolak pemberlakuan dan pengumuman Hukum Argentina 26.552, 9 Desember 2009," kata Bryant dalam pernyataan tertulis.
Falkland (Malvinas), bersama dengan Kepulauan South Sandwich, South Georgia, dan perairan di sekitarnya serta British Antartic Territory berada di dalam kedaulatan Inggris, kata Bryant.
Kantor Urusan Luar Negeri menyampaikan pesan kepada kuasa usaha Argentina di London guna menyampaikan secara terperinci penolakan Inggris atas klaim tersebut.
Selain mensahkan peraturan tersebut pada Desember, pemerintah Argentina kembali menyampaikan klaimnya pada 3 Januari mengenai kedaulatan atas Falkland (Malvinas) pada peringatan ke-177 pendudukan Inggris atas kepulauan itu.
Argentina dan Inggris terlibat perang atas Kepulauan Falkland, yang dalam bahasa Spanyol dikenal sebagai Las Malvinas, selama 74 hari dalam konflik yang menewaskan 649 orang Argentina dan 255 orang Inggris.(*un)