Caracas, (berita2.com) : Berjuang untuk menghapus citra sebagai salah satu tempat pembunuhan tertinggi di dunia, Venezuela Rabu menghancurkan lebih dari 30.000 senjata sitaan dari jalan-jalan selama operasi polisi tahun ini.
Polisi menggunakan obor untuk memusnahkan beberapa senjata laras pendek dan pistol.
Mereka mengepak senjata-senjata itu di dalam satu peti seberat lima ton, kata Menteri Dalam Negeri Tarek Al Aisammi.
"Kami telah menyita senjata-senjata itu di dalam operasi-operasi selama 2009," katanya kepada televisi negara.
"Ini adalah bagian dari bentuk tindakan kebijakan perlucutan senjata yang sedang kami lakukan," katanya.
Dengan 13.000 pembunuhan pada tahun 2007, yang merupakan angkat terakhir yang diterbitkan, kejahatan kekerasan masih mencatat sebagai masalah utama rakyat Venezuela, dalam jajak pendapat.
Undang-undang persenjataan longgar pelaksanaannya di negara negara eksporter minyak Amerika Selatan itu.
Pemerintah memperkirakan terdapat enam juta senjata genggam beredar di kalangan penduduk, yang berjumlah sekitar 28 juta jiwa.
Angka rata-rata pembunuhan di Venezuela mencapai sekitar delapan kali lipat dibanding Amerika Serikat.
Tindakan kejahatan pun meningkat di bawah Presiden Hugo Chanvez, yang telah memfokuskan pengurangan kemiskinan dalam menangani aksi kekerasan di kota yang sebagian besar penduduknya miskin itu.(*un)