Padang, (berita2.com) : Sebanyak 52 unit Benda Cagar Budaya (BCB) Kota Padang, rusak diguncang gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) pada Rabu (30/9).
Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Padang, Edi Hasmi di Padang, Kamis mengatakan nilai kerusakan aset bersejarah itu mencapai miliaran rupiah.
Jenis BCB yang rusak terdiri atas Kantor Balaikota Padang, SMA Negri 1 Padang, SMP 1 Padang, Klenteng, Bank Japanise, Masjid Raya Ganting, Gedung Juang 45 dan gereja Katedral.
Selain itu sejumlah bangunan lama di kawasan Pasa Gadang, Kelurahan Pasa Gadang Kecamatan Padang Selatan, juga rusak berat.
"Sejumlah BCB tersebut merupakan bangunan yang didirikan pada masa kolonial Belanda dan Jepang, sangat berharga sebagai aset budaya bersejarah Kota Padang," katanya.
Ia menjelaskan, pascagempa ada sejumlah bangunan bersejarah lainnya yang mengalami rusak berat, sedang dan ringan akan tetapi dicatatkan dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar.
BCB tersebut, katanya lagi, antara lain kantor gubernur dan rumah kediaman gubernur serta pengadilan tata usaha negara.
Untuk rencana rehabilitasi, katanya, Pemkot Padang sedang mencari upaya terutama untuk membiayai kerusakan BCB yang cukup parah.
"Kami berharap pada 2010, pemerintah melalui Departemen Pariwisata menganggarkan dana sehingga upaya pemulihan aset bersejarah itu bisa seperti sediakal," katanya.(*un)