Denpasar, (berita2.com): Tim kesenian Bali yang beranggotakan 27 seniman profesional bertolak ke Jepang untuk mengadakan serangkaian pementasan di negeri Sakura itu.
"Mereka terdiri atas para dosen, mahasiswa dan pegawai Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar untuk melakukan lawatan selama seminggu,11-17 November," kata Rektor ISI Denpasar Wayan Rai.S di Denpasar Selasa.
Ia mengatakan, kunjungan ke Jepang bagi rombongan ISI Denpasar kali ini merupakan ketigakalinya ke mancanegara dalam tahun 2009.
Kunjungan sebelumnya untuk melakukan serangkaian pementasan serta meningkatkan jaringan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi telah dilakukan ke Malaysia dan Thailand.
Rai. yang juga menjadi pemimpin rombongan menjelaskan, kunjungan yang dibiayai Direktorat Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, selain melakukan misi kesenian, sekaligus sebagai kunjungan balasan kepada Kanda University Jepang yang sudah tiga kali berkunjung ke ISI.
Tim kesenian dari Bali selama lawatan di Jepang akan menampilkan sejumlah tarian klasik dan kreasi sesuai permintaan dari mitra kerja di negeri Sakura.
Rai mengatakan, tarian tersebut antara lain tabuh gambang suling, tari selat segara, tari topeng tua, tari oleg tambulilingan, tari legong kuntul, tabuh gebyar ding sempati, tari jauk manis, tari telek dan pragmen tari Sunda-Upasunda.
Selain pementasan di kampus juga melakukan hal yang sama untuk disaksikan oleh murid-murid tingkat sekolah dasar (SD).
Kerjasama ISI-Kanda University Jepang tersebut diharapkan mampu memajukan dan menguntungkan kedua belah pihak dalam proses belajar mengajar dibidang seni dan budaya.
Jalinan kerjasama antara Kanda University (KU) Jepang dengan ISI Denpasar, Bali diharapkan mampu melahirkan sebuah garapan seni yang monomental.
Garapan kolaborasi seni tabuh dan tari Jepang-Bali diharapkan menjadi jembatan penghubung masyarakat Jepang dan Pulau Dewata dalam meningkatkan perdamaian, harap Prof Wayan Rai.(*ek)