Denpasar, (berita2.com):- "International Bali-India Yoga Festival" kembali akan digelar di Pulau Dewata melibatkan sekitar 1.500 yogi dari berbagai negara di belahan dunia.
"Kegiatan bertaraf internasional yang kedua itu akan berlangsung selama sepekan, 3-10 Desember 2010," kata Ketua Bali-India Foundation Dr Somvir di Denpasar, Kamis(29/10).
Ia mengatakan, separuh dari 1.500 peserta itu akan datang dari India, negara-negara di Eropa, Amerika Serikat dan kawasan Asia.
Separuh peserta lainnya adalah para yogi, pengelola pusat pengembangan yoga dan pencinta yoga dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kegiatan tahunan yang akan digelar secara berkesinambungan di Bali, kali ini mengangkat tema `Yoga dan pemanasan global (Yoga and Global Warming issue`".
Dr Somvir menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan bertaraf internasional tersebut akan berlangsung di Patanjali Yoga City di Banjar Gunung Sari, Desa Tegal Linggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali utara.
Desa yang hingga kini masih asri dikelilingi kawasan perbukitan itu merupakan sebuah desa yang bersejarah bagi perkembangan agama Hindu dan Islam.
Desa Tegal Linggah yang akan dibangun "Yoga City" itu pernah disinggahi oleh Rsi Markandeya dari India sebelum meletakkan batu pertama pembangunan Pura Besakih, tempat suci umat Hindu terbesar di Pulau Dewata.
International Bali-India Yoga Festival yang kedua diharapkan berlangsung sukses dan lancar seperti kegiatan pertama melibatkan 1.000 peserta pada bulan Maret 2009 di Denpasar, Bali, harap Dr Somvir.(*ek)
































