Jakarta, (berita2.com): Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali akan menggelar acara Karnaval Budaya Nusantara pada Sabtu, 24 Oktober 2009, yang dipusatkan di area Plaza Tugu Api Pancasila di lingkungan dalam situs wisata budaya nasional tersebut.
Siaran pers TMII yang diterima ANTARA, Jumat, menyatakan acara ini merupakan bagian dari kegiatan tahunan Pekan Wira Budaya TMII, yang bertujuan mengangkat kembali keberadaan warisan budaya, antara lain prajurit kerajaan yang dimiliki sejumlah daerah di Tanah Air.
Keanekaragaman tentara tradisional ini akan ditunjukkan dalam pergelaran bertajuk Karnaval Keprajuritan Nusantara, mulai pukul 14.00-17.00 WIB, dengan mengangkat tema "Membangun Patriotisme Untuk Anak Bangsa".
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkembangkan semangat bela negara, secara khusus di kalangan generasi muda agar mengenal sejarah perjuangan bangsa di jaman dahulu.
"Semangat bela negara perlu terus ditumbuhkan di kalangan anak muda, yang saat ini terkesan sudah melupakan sejarah bangsa Indonesia dan terbuai dalam budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita," kata Manajer Bidang Informasi, Jaya Purnawijaya Alibasa.
Ia juga mengatakan, nilai-nilai kepahlawanan perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dini agar kelak setelah dewasa mereka tidak mudah terpengaruh budaya asing, tetapi sebaliknya memiliki kesetiaan kepada negara dan bangsanya sendiri.
Karnaval Keprajuritan Nusantara melibatkan kontingen dari seluruh 33 provinsi di Indonesia. masing-masing diperkuat sekitar 50 prajurit. Kegiatan juga dimaksudkan untuk menyambut HUT Ke-64 TNI dan peringatan Hari Pahlawan 10 November.
"Tiket separuh harga"
Pada penyelenggaraan Karnaval Budaya, pengelola TMII akan memberlakukan potongan harga tiket tanda masuk sebesar 50 persen, berlaku hanya pada Sabtu, 24 Oktober 2009, pukul 14.00=17.00 WIB.
"Jadi tiket 50 persen hanya berlaku pada batasan jam tersebut, di luar itu tetap seperti biasa," kata Kahumas TMII, Jeremias PT. Lahama, saat dihubungi ANTARA melalui telepon genggamnya.
Selain parade prajurit tradisional, Karnaval Budaya Nusantara tahun ini juga diwarnai beberapa kegiatan seperti Lomba Lari 5 K (kilometer) yang dipusatkan di Museum Olahraga Nasional, mulai pukul 06.30 WIB, dan Paket acara Khusus Anjungan Daerah Jawa Timur dengan acara utama pentas dramatari Menak Sopal Krida dari Kabupaten Trenggalek (pukul 19.00 WIB).
Sebagai penutup acara, akan digelar pentas Wayang Kulit semalam suntuk dengan lakon Maeso Suro Maeso Lembut, yang dimainkan oleh dua dalang kondang, Ki Muhammad Bayu Aji Pamungkas dan Ki Anom Suroto, bertempat di area Tugu Api Pancasila TMII.
Keesokan harinya, Minggu (25/10) akan digelar Lomba Tari Pendet di Anjungan Daerah Bali (pukul 10.00 WIB), Lomba Tari Jawa Timuran di Anjungan Daerah Jawa Timur (pukul 10.00 WIB), dan Pergelaran Mamolia Olo Bulan (penyucian diri, hari dan bulan) dan Pameran Potensi Daerah di Anjungan Daerah Kalimantan Timur (pukul 10.00 WIB).
Menurut Jeremias, jumlah pengunjung pada penyelenggaraan Karnaval Budaya diperkirakan mencapai 20.000-25.000 orang.
"Ini karena ada discount tiket. Biasanya hari Sabtu jumlah pengunjung sekitar 10.000 orang," katanya.
Mengenai tiket discount 50 persen, ia mengatakan potongan harga itu hanya berlaku untuk tiket masuk pengunjung, tidak termasuk kendaraan.
Harga tiket masuk TMII pada hari biasa Rp9.000 per pengunnjung, mobil Rp10.000, motor Rp6.000.
Menyinggung tentang sistem pengamanan pada penyelenggaraan Karnaval Budaya, ia mengatakan TMII mengerahkan tenaga sekuriti sendiri dibantu pihak kepolisian.(*ek)
































