berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Barongsai bisa dibilang identik dengan Imlek. Menjelang Tahun Baru Cina yang tahun ini jatuh pada 23 Januari, sering ditampilkan atraksi Barongsai di mal maupun hotel.
Salah satu hotel di Surabaya yang menggelar Barongsai adalah Surabaya Plaza Hotel (SPH). Atraksi ini berlangsung di lobi pada Senin (16/01/2012) untuk menyambut Imlek. Juga ditampilkan drama singkat ala Tiongkok kuno.
Acara ini memikat para tamu yang antusias menyaksikan. Di sela drama, ditampilkan tarian kipas oleh gadis – gadis berkostum Cheongsam merah yang merupakan gaun tradisional Cina.
Pertunjukan diawali dengan drama yang dilanjutkan atraksi Barongsai. Drama tersebut mengisahkan seorang kaisar Cina yang bijak, namun kemudian menjadi arogan dan semena – mena karena hasutan orang – orang yang ingin menjatuhkan kekuasaannya.
Lucunya, para penghasut tersebut digambarkan dalam wujud vampire Cina seperti di film - film. Syukurlah sang kaisar segera disadarkan oleh seorang bikhsu dan kembali memerintah kerajaannya dengan baik.
Menurut Tri Wahyu Utami, Resident Manager SPH, acara tersebut digelar untuk memeriahkan suasana menyambut Imlek. Semuanya melibatkan karyawan, kecuali penabuh tambur Barongsai.
“Total ada 21 karyawan yang terlibat. Latihannya cuma 4 kali. Syukurlah semua lancar. Kami mendatangkan guru khusus guna melatih pemain Barongsai untuk melakukan berbagai gerakan agar selaras dengan alat musiknya,” ujarnya.
General Manager SPH, Yusak Anshori, mengatakan pihaknya mengombinasikan drama, tarian, komedi dan Barongsai agar lebih menghibur dan berkesan.
Selain menampilkan pertunjukan tersebut, SPH mendekorasi hotel dengan pernak – pernik bernuansa Imlek yang didominasi warna merah dan emas. Antara lain berupa lampion yang menggantung di berbagai sudut, bunga Mei Hwa dan sangkar – sangkar burung dalam warna merah dan putih.
“Kami menampilkan dekorasi Imlek bertema budaya peranakan yang memadukan budaya lokal dengan budaya Cina,” ujar Yusak. (natalia)


















