berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Bulan Puasa tak menghentikan aktivitas Pusat Kebudayaan Prancis di Surabaya (CCCL) dalam menggelar acara. Kali ini digelar pameran seni rupa bertajuk Raseru yang ditampilkan Teguh ’p’ Sasongko, seniman muda Surabaya.
Event berlangsung selama 2 – 6 Agustus di galeri CCCL yang menyuguhkan kreasi orisinil Teguh yang kaya akan warna. Ia memadukan antara fotografi, lukisan, literatur dan instalasi.
Atase Pers CCCL, Pramenda Krishna, mengatakan semangat pameran ini adalah mengundang dan menggugah publik agar selalu mendasarkan pada kebudayaan lokal dalam berkarya, berinovasi dan bekerja.
Menurut Teguh, ia menggelar pameran berawal dari pengamatannya terhadap pameran seni selama ini yang dinilainya monoton, baik pameran seni rupa maupun lukisan, baik tunggal maupun bersama.
Maka Teguh lalu menggelar pameran tunggal bertema RASERU, singkatan dari pameRAn SEni RUpa 2 sisi. Ini merupakan pameran tunggalnya yang ketiga dan sebagai aksi protes terhadap seniman yang menggelar pameran untuk mengejar ‘pengakuan’ dimana ranah seni tidak ada perkembangannya.
“Mereka hanya mengejar keeksisan. Mestinya pameran seni terbentuk oleh ide original yang terkonsep melalui proses secara matang dengan muatan pesan sosial atau individual yang ingin disampaikan kepada khalayak luas,” ujarnya.
Bagi Teguh, ide-ide segar dan original harus disuguhkan. Karena itu, pelaku, karya maupun muatan dalam berbagai media akan menghasilkan kesatuan konsep dalam berkarya. (natalia)