berita2.com (Jakarta): Foto syur Chyntia Alona Beredar lagi di internet, setelah tahun 2008 foto panasnya juga beredar. Ketika itu ia melaporkan ke polisi karena yang menyebarkannya tanpa izin. Kali ini?
"Saya tipe orang yang jujur dan tidak munafik. Biarpun sangat sangat pahit saya akan jujur tuk mebenarkan itu memang foto-foto saya,” terang Chyntia saat dihubungi via telepon oleh salah satu website di Jakarta.
Cynthia mengakui kalau foto-foto itu dibuat sekitar empat tahun lalu, saat pemotretan untuk majalan Playboy di Singapura. Cynthia mengaku tak mengerti bagaimana foto-foto tersebut bisa beredar luas di internet.
“Saya juga tidak tahu bagaimana foto tersebut bisa tersebar luas. Karena yang memiliki data foto itu hanya tiga orang, saya, fotografer dan mantan manajer saya,” sambung bintang film Diperkosa Setan ini.
Kejadian ini bukan kali pertama bagi Cynthia. Bahkan saat pertama kali foto syurnya tesebar di internet, ia mengaku sampai diusir orangtuanya.
“Saya sudah membuat keluarga saya sangat kecewa karena mereka merasa tidak bisa mendidik saya. Karena foto-foto nude saya beredar, nama baik keluarga tercoreng,” lanjut Cynthia.
Dua tahun lalu, lulusan Ekonomi Bisnis National University of Singapore itu juga dirundung masalah fotot. Foto dirinya yang nyaris tanpa busana kini beredar bebas di dunia maya. Sebenarnya, foto tersebut hanya dimuat di majalah dewasa terbitan Singapura dan Jepang.
Menurut Alona, ketika itu, dirinya sangat shock saat mengetahui foto-foto itu beredar luas di internet. Perasaan malu dan kecewa juga menghinggapi dirinya, namun Alona mengaku tidak dapat berbuat banyak. Alona bersama kuasa hukumnya sudah mengadukan kasus ini ke polisi, berbekal sejumlah bukti termsuk identitas orang yang diduga kuat berada di balik beredarnya foto-foto tersebut.
Alona menjelaskan, saat itu ia bersedia difoto dengan kesepakatan tidak akan disebarkan melalui media mana pun kecuali media terbitan luar negeri itu. Kesepakatan itu pun akan dituangkan dalam sebuah surat perjanjian. Namun, hingga kini surat yang dimaksud tak pernah kunjung ia terima.
Akibat kasus tersebut Alona mengaku aktivitasnya menjadi terganggu, bahkan hubungannya dengan keluarga besar di kampung halaman sempat renggang. Alona mengaku trauma dengan kasus yang dihadapinya dan hanya bisa memetik hikmah dari kasus tersebut.
Nama lengkapnya Cut Cynthiara Alona, melaporkan kasus foto-foto panasnya yang beredar di dunia maya ke Kepolisian Daerah Metro Jaya, Sabtu (1/11/2008). Artis serta model itu mengaku, bukan dia yang menyebarkan foto-foto tersebut dan penyebarannya pun tanpa seizinnya.
Cynthiara juga berkomentar terkait disahkannya Undang-undang Pornografi. Meski pernah menjadi cover majalah Playboy di Jepang, 2005 silam, ia merasakan akibatnya saat foto-foto panasnya menjadi santapan para surfer pornografi dunia maya di Indonesia.
Menurut Cynthiara, dunia mode dan artis harus dibedakan dengan pornografi seperti yang termaktub dalam UU Pornografi. Untuk itu, DPR disarankan mendengar pelaku dunia industri kreatif ini.


















