berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Publik Surabaya akan dihibur oleh Opera Komedi “Laki – Laki Sejati” yang ditampilkan Ananda Sukarlan bersama sejumlah musikus muda Surabaya. Ananda adalah pianis Indonesia yang tinggal di Spanyol dan telah mendunia.
Acara ini akan digelar di Gedung Cak Durasim, Surabaya, pada Jumat (13/1) malam disusul di Bandung pada 15 Januari. Sebelumnya, event yang sama akan digelar di Jakarta pada 8 Januari.
Patrisna May Widuri dari Amadeus Performing Arts, penyelenggara event, mengatakan pagelaran tersebut merupakan rangkaian dari Java New Year Concert (JNYC) 2012. Opera diangkat dari cerpen berjudul Laki- Laki Sejati karya Putu Wijaya yang disutradarai oleh Chendra Panatan.
Menurut Widuri, opera tersebut digelar untuk memberikan perspektif musik yang berbeda kepada publik Surabaya. Diharapkan pagelaran ini dapat menghibur sekaligus menambah wawasan publik terhadap musik klasik.
Meski opera dikenal sebagai pertunjukan serius, kata Widuri, namun ditampilkan dalam nuansa komedi dengan iringan musik yang enak dinikmati sehingga tak perlu membuat kening penonton berkerut.
Widuri menuturkan, Laki – Laki Sejati menggambarkan dialog seorang ibu dengan putrinya tentang sosok laki – laki sejati. Si ibu yang telah kenyang makan asam garam kehidupan, meyakinkan putrinya bahwa laki – laki sejati tak pernah ada. Kalau pun ada, pasti sudah habis. Namun putrinya yakin, laki – laki sejati itu ada dan akan menanti kehadirannya.
Kalimat – kalimat yang dilontarkan oleh ibu dan putrinya tersebut lucu namun berbobot diiringi permainan piano yang jenaka oleh Ananda. Semuanya jalin – menjalin membentuk pertunjukan yang segar dan inspiratif.
“Tak jarang di tengah pertunjukan, penonton akan tertawa karena ucapan – ucapan yang lucu dan menyindir yang dilontarkan tokoh ibu, celetukan – celetukan lugu namun manis dari tokoh putri maupun ekspresi dari seluruh performer (penampil) yang alami dan jenaka,” ujar Widuri.
Penampil utama dalam opera ini adalah Ananda pada piano, Evelyn Merrelita (soprano coloratura) dan Eriyani Tenga Lunga (soprano), sedangkan puisi dibacakan oleh Aditya Novarianto dan Ozora Yisrael.
Widuri menambahkan, selain opera, juga akan ditampilkan karya piano dari Ananda yang dibawakan 23 musikus muda Surabaya. Mereka terdiri dari 13 pianis berusia 10 – 20 tahun dan 10 vokalis. Sebagian mereka memiliki prestasi dan pengalaman kompetisi atau konser di tingkat nasional / internasional. Widuri mengatakan, total durasi pagelaran sekitar 2 jam. Ia menargetkan, pertunjukan ini bisa ditonton 300 orang. (natalia)


















