berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Surabaya punya gawe besar pada Minggu (20/11) malam. Pemeritah kota ini bekerja sama dengan PT Djarum menggelar konser musik bertajuk Simfoni untuk Bangsa dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.Andry Swaputra, perwakilan PT Djarum, mengatakan konser musik digelar karena musik adalah bahasa universal yang mampu menyentuh semua kalangan, khususnya anak muda.
“Melalui musik, diharapkan nilai-nilai perjuangan dapat merasuk ke dalam kehidupan anak muda yang berperan positif dalam membentuk kepribadian mereka dan mampu bersaing secara sportif,” ujarnya dalam jumpa pers pada Sabtu (19/11/2011).
Konser ini dimeriahkan oleh sederet artis ternama yaitu TRIAD, Ari Lasso, Armada, Mahadewi dan Ahmad Dhani. Ari Lasso dan Ahmad Dhani bukan sosok asing bagi masyarakat Surabaya. Mereka berasal dari Surabaya yang sering manggung di sini.
Untuk mendukung acara, telah disiapkan panggung, sound system dan lighting dengan dekorasi bertema kepahlawanan. Penonton tidak perlu merangsek ke depan karena bisa menonton dari tujuh layar raksasa yang ditempatkan di di tujuh titik. Konser akan dipuncaki dengan pesta kembang api.
Demi keamanan, pemkot Surabaya mengerahkan 2.560 petugas dari berbagai kesatuan. Juga ada 6 unit PMK dan ambulan sebagai antisipasi jika terjadi keadaan darurat atau ada yang pingsan.
Tentang kostum, menurut Andry, ada yang akan memakai atribut perjuangan misalnya pin atau ikat kepala merah putih. Tiap artis akan membawakan 6 – 8 lagu, juga berkolaborasi dengan artis lainnya.
Ari Lasso, satu-satunya artis yang datang dalam jumpa pers, mengatakan ia akan membawakan beberapa lagu. Selain dari albumnya sendiri, juga ada lagu kepahlawanan. Ia pun akan berkolaborasi dengan Dhani.
Ari berjanji akan tampil sebaik mungkin untuk menghibur masyarakat. Ia berharap, Minggu malam akan menjadi malam yang berkesan bagi masyarakat Surabaya.
“Sebagai Arek Suroboyo, saya tak pernah melupakan kota ini yang telah membesarkan saya. Karena itu, saya akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi kota dan masyarakat Surabaya,” ujarnya. (natalia)

















