berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Bali terkenal dengan keindahan alamnya sehingga dijuluki Pulau Dewata. Namun masakan Bali mungkin kurang dikenal masyarakat dari daerah – daerah lain meskipun tak kalah lezat.
Masyarakat mungkin lebih mengenal masakan Jawa, Sunda, Padang atau Manado dibandingkan masakan Bali. Karena itu bagi yang belum pernah mencoba, perlu mencicipinya. Tak perlu jauh – jauh ke Bali. Cukup di Restoran Kemangi, Hotel Santika Pandegiling Surabaya, yang menyajikan aneka masakan Bali.
Humas Santika Pandegiling, Lisa Lestari, mengatakan selama ini hotelnya identik dengan masakan tradisional Indonesia yang menjadi andalannya. Setelah menyajikan masakan Jawa, kini Santika menawarkan masakan Bali hingga akhir Januari.
Pihaknya menyajikan masakan Bali karena mulai banyak tamu yang berasal dari Bali. “Masakan khas dari Bali ini diharapkan membuat tamu betah tinggal di sini,” ujarnya pada Sabtu (21/01/2012).
Masakan Bali tersebut hasil kreasi Executive Chef Umar Shaican. Ada tiga menu istimewa yang ditawarkan yaitu Ayam Panggang Sambal Matah, Gurami Goreng Sambal Mbe dan Tum Daging Bali. Semuanya layak dinikmati dengan nasi putih yang hangat.
Chef Umar sengaja memberikan tiga bahan berbeda agar tamu dapat memilih lauk yang disukai yaitu ikan, daging atau ayam. Masing – masing disertai sambal khas Bali yaitu Sambal Matah dan Sambal Mbe. Tingkat kepedasannya bisa diminta, mulai sedang, pedas sampai sangat pedas.
Ketiga menu tersebut pas didampingi sayur lawar kacang yang terbuat dari kacang panjang yang dipotong – potong dicampur parutan kelapa kasar. Sayur ini juga cocok disantap dengan Tum Daging Bali. Tum sama dengan bothok dalam Bahasa Jawa.
Menurut Chef Umar, ciri masakan Bali cenderung pedas dan agak asin. Orang Jatim juga suka masakan pedas seperti penyetan. Jadi masakan Bali, termasuk sambalnya, bisa diterima lidah orang Jatim umumnya.
Chef Umar mengatakan, Sambal Matah disebut demikian karena terbuat dari bahan – bahan mentah (matah). Yaitu bawang merah, sereh, daun jeruk, cabe rawit, jeruk nipis dan jeruk limau. Cara membuatnya mudah. Potong bawang merah kotak kecil - kecil. Iris halus sereh, cabe rawit dan daun jeruk. Campur rata semua bahan dengan dibumbui garam, merica dan sedikit gula. Panaskan minyak dengan terasi lalu campurkan ke dalam sambal dan aduk sampai rata.
Sambal Matah boleh dibilang wajib bagi orang Bali. Semua menu bisa dan cocok didampingi sambal ini. Contohnya pada Gurami Goreng Sambal Mbe. Meski sudah memakai sambal kering yang ditaburkan di atas gurami, namun juga bisa didampingi lagi dengan Sambal Matah.
Sedangkan Sambal Mbe cocok untuk menu yang digoreng, bukan menu berkuah. Cara membuatnya juga mudah. Goreng bawang merah, bawang putih, cabe rawit dan cabe merah yang dibuang isinya. Campurkan semua bahan dengan jeruk nipis, jeruk limau, terasi lalu bumbui dengan garam dan penyedap. Masakan Bali juga menggunakan bumbu dasar Base Gede. Begitu pula pada ketiga menu tersebut. Base gede terbuat dari cabe merah, bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, kencur, laos, sereh, daun salam, terasi, cabe rawit, wewangen, garam, penyedap, merica dan gula. Wewangen adalah bumbu khas Bali. Artinya wewangian, fungsinya untuk membuat masakan harum dan sedap.
Cara membuat Base Gede sama mudahnya. Panaskan minyak goreng lalu tumis semua bumbu, kecuali wewangen, sampai layu. Haluskan bumbu sampai halus dan tumis lagi dengan wewangen sampai matang. Bumbu siap digunakan setelah diberi garam, merica, gula dan penyedap. (natalia)

















