berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Imlek tak bisa lepas dari Kue Keranjang. Kue ini mewarnai masa menjelang Imlek dan selalu dicari. Kurang afdol jika merayakan Imlek tanpa Kue Keranjang. Ini sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat Tionghoa.Tradisi ini diangkat Hotel Sheraton Surabaya dengan membikin Kue Kranjang berbentuk ikan. Karena itu disebut Sticky Fish Cake. Wujudnya dua ekor ikan koi dalam paduan warna emas dan orange dengan emas batangan model Tiongkok kuno seperti di film – film Cina. Diletakkan di piring dalam kemasan cantik berupa wadah bundar warna emas dengan lambang naga di atasnya karena tahun ini adalah Tahun Naga.
Kue Keranjang ini hasil olahan Chef Ajiek dari Guangzhou, Cina. Ia mengatakan, kue ini biasanya menjadi hantaran kepada kerabat atau sahabat yang melambangkan hubungan baik antara pihak pemberi dan penerima disertai harapan hubungan itu akan terus terjalin.
“Kue ini juga menjadi santapan bersama keluarga pada malam menjelang Imlek yang melambangkan keakraban dan keharmonisan disertai harapan akan demikian selamanya,” ujarnya pada Selasa (17/01/2012).
Chef Ajiek menjelaskan, ikan koi dan emas dalam filosofi Cina melambangkan kemakmuran. Dua ekor ikan itu juga bisa berarti Yin dan Yang, merupakan dua unsur kekuatan yang harus seimbang dalam kehidupan.
Kue Keranjang terbuat dari tepung beras, tepung tengman, gula putih, santan dan kulit jeruk. Untuk menjaga kualitas, menurut Chef Ajiek, ada bahan yang diimpor. Tepung beras ketan diimpor dari Thailand, sedangkan tepung tengman dari Hongkong.
Tepung beras ketan membuat Kue Keranjang agak lengket, tepung tengman digunakan agar rasa kue kenyal, santan memberi rasa gurih, sedangkan gula dan kulit jeruk memberi rasa manis.
Semua itu mengandung makna. Lengket dimaksudkan agar hubungan kekeluargaan maupun persahabatan akan selalu erat, rasa manis melambangkan harapan agar tahun yang akan dilewati berjalan lancar, indah dan penuh rezeki.
Kue Keranjang bisa langsung disantap atau digoreng dengan telur. Sama – sama enak. Soal pilihan, terserah selera kita. (natalia)

















