berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Anda suka minum teh, kopi, jus buah atau jamu? Atau bahkan suka semua jenis minuman itu? Ini sih sudah biasa. Bagaimana jika kita minum campuran keempatnya? Pasti aneh rasanya atau bahkan unik.
Memang tak semua jenis minuman itu dicampur jadi satu, namun masing-masing bisa menjadi bahan campuran minuman yang rasanya unik dan asyik. Inilah yang dilakukan Bagus Kristiawan, Bartender Surabaya Plaza Hotel (SPH).
Tak percaya? Coba saja mocktail dan cocktail racikannya. Ada tiga mocktail (non-alkohol) yaitu Kopine Emak, Lahar Bromo dan Merem Melek. Untuk cocktail (beralkohol), juga ada tiga jenis minuman yaitu Walakadah, Kejedhog dan Hula – Hula.
Menurut Bagus, ia meracik keenam minuman tersebut untuk menyenangkan para tamu agar bisa memilih sesuai keinginan. Aneka minuman ini memperkaya pilihan bagi mereka. Ia sengaja memberi nama – nama unik agar mudah diingat.
“Bagi yang suka minuman beralkohol tersedia tiga cocktail. Begitu pula bagi tamu yang tak suka minuman beralkohol, kami tawarkan tiga mocktail baru. Silakan pilih sesuai keinginan,” ujarnya pada Sabtu (07/01/2012).
Bagus memaparkan ramuan dan cara membuat masing-masing minuman tersebut yang mudah. Untuk mocktail, semua bahan tiap minuman cukup dituang jadi satu. Sedangkan untuk cocktail, semua bahan tiap minuman dikocok sehingga menyatu.
“Semua minuman itu disajikan dingin, kecuali Lahar Bromo dalam keadaan hangat. Mocktail bisa dinikmati setiap saat, sedangkan cocktail cocoknya untuk malam hari,” ujarnya.
Kopine Emak diracik dari espresso, es krim choco, sirup toffee nut dan susu segar. Semua dituangkan ke dalam gelas. Beri garnish choco sprinkle, maka penampilannya tampak manis. Begitu pula rasanya, paduan kopi espresso, coklat, sirup dan susu. Yummy! Dijamin ketagihan.
Meski namanya Lahar Bromo, minuman ini cukup disajikan hangat – hangat. Rasanya agak asam, agak manis sekaligus unik. Malah ada irisan buah stroberinya. Maklum, bahannya teh stroberi, stroberi, madu, kayu manis dan cengkih. Rasa cengkih kuat melekat di lidah. Minuman ini disajikan dalam gelas dengan garnish potongan kayu manis.
Dari namanya Merem Melek, minuman ini memang bisa bikin kita merem melek. Ini paduan minuman tradisional dan modern. Bagus sengaja meraciknya bagi yang ingin mencoba minuman yang unik atau yang ingin mengeksplorasi lidahnya dengan rasa baru.
Lihat saja bahannya yaitu stroberi, lime, grenadine dan beras kencur. Rasa beras kencurnya kuat seperti minum jamu dipadu buah. Tapi enak juga lho. Layak dicoba. Untuk mempercantik penampilan bisa disertakan choco sprinkle.
Untuk cocktail, tampaknya Hula – Hula tergolong agak ringan dibandingkan Kejedhog dan Walakadah. Ada rasa buahnya. Ini karena dua bahannya adalah nanas dan mangga. Selain itu gin, bacardi dan grenadine. Semua dikocok dan disajikan di gelas dengan garnish cherry merah. Wow! Menggiurkan.
Menurut Bagus, Hula – Hula bisa dibilang minuman tropis. Rasanya segar meski beralkohol. Bisa dinikmati pada siang hari. Tentu saja jika sedang santai berlibur. Bagaimana bisa kembali kerja jika meneguk minuman yang mengandung alkohol?
Jika bahan Hula – Hula terdiri dari 5 macam, maka Kejedhog cukup 3 macam yaitu dry vermouth, pernod dan lime. Tapi jangan tanya rasanya. Agak pahit dan tergolong berat. Jadi cocoknya dinikmati pada malam hari.
Bagaimana dengan Walakadah? Rasanya manis berpadu asam, diramu dari gin, vodka, bacardi, benedictine DOM dan blue curacao. Warna minuman ini dominan biru yang diperoleh dari blue curacao. Cherry merah dan irisan lime sebagai garnish akan mempercantik penampilannya dan menjadi aksen berbeda.
Nah, mau mencicipi minuman yang mana? Keputusan di tangan anda. (natalia)

















