berita2.com (Jakarta): Otoritas bursa akan mengevaluasi laporan keuangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terkait rencana Moody's Investor Service (MIS) menurunkan peringkat obligasi perseroan. Utang yang dimaksud adalah utang obligasi yang diterbitkan melalui anak usaha BUMI, PT Bumi Capital Pte Ltd, yang sepenuhnya dijamin perseroan senilai total US$ 578 juta, yang jatuh tempo pada kuartal IV 2010.
"Tim kami sudah mengevaluasi laporan keuangan 2009. Laporan Moody’s itu bisa jadi salah satu referensi kalau itu mempengaruhi kinerja perseroan," kata Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Eddy Sugito di Jakarta, Selasa (18/5/2010).
Seperti diketahui, lembaga pemeringkat internasional, Moody's Investor Service, beberapa hari lalu telah mengkaji kemungkinan menurunkan peringkat senior secured bond atau obligasi BUMI yang diterbitkan anak usaha perseroan, Bumi Capital Pte Ltd, yang sepenuhnya dimiliki dan dijamin oleh Bumi, dari peringkat Ba3.
Peringkat Ba3 merupakan obligasi dengan elemen spekulatif dan dapat berisiko. Mengikuti peringkat MIS, peringkat dibawahnya B1, B2 atau B3 yang merupakan obligasi yang dianggap spekulatif dan dapat berisiko tinggi.
"Tindakan ini dilakukan karena adanya kemerosotan pada kinerja keuangan Bumi, likuiditas dan risiko refinancing yang tinggi pada perusahaan induk," kata Vice President and Senior Credit Officer Moody's Investors Service Laura Acres seperti dikutip dari pengumuman Moody's.
Menurut dia, perluasan usaha yang dilakukan selama 2009 lebih besar dari yang diharapkan. Sumber pendapatan utama Bumi selama ini berasal dari dua anak usahanya, Kaltim Prima Coal (KPC) dan Arutmin. Namun pemasukan yang sumbangkan oleh kedua perusahaan tersebut dinilai tidak cukup untuk menutupi jumlah utang yang jatuh tempo setahun mendatang.
Utang perseroan yang dimaksud, kata Acres, adalah obligasi yang diterbitkan melalui anak usaha BUMI, PT Bumi Capital Pte Ltd, yang sepenuhnya dijamin perseroan. Obligasi yang jatuh tempo pada kuartal IV 2010 tersebut termasuk utang senilai US$150 juta, dimana sebagian menjadi obligasi konvers, dari total US$428 juta (termasuk premium). Sedangkan nilai treasury stock Bumi saat ini senilai US$128 juta jika dikonversi. Namun nilai tersebut bisa berubah sesuai dengan harga pasar.