Jakarta, (berita2.com): Pembelian saham murah dan unggulan oleh pelaku pasar mampu memicu indek harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin pada pembukaan pasar naik 0,15 persen.
Indeks BEI naik 3,734 poin menjadi 2.477,060 dan indeks LQ-45 menguat 0,17 persen atau 0,841 poin menjadi 487,160.
Pialang PT Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, Senin mengatakan, pelaku pasar membeli saham secara selektif, karena mereka masih menunggu laporan kinerja keuangan emiten triwulan ketiga 2009.
Karena itu mereka agak hati-hati untuk masuk pasar dan membeli saham yang dinilai masih bisa bergerak naik, ucapnya.
Pelaku pasar cenderung membeli saham yang memiliki kinerja cukup baik seperti Indah Tambang Mega dan saham kelompok Astra, Telkom dan P Gas. "Kami optimis aksi beli itu akan berlanjut hingga perdagangan sesi pagi yang mendorong indeks BEI menguat," ujarnya.
Menurut dia, meski muncul aksi beli, namun indeks BEI masih di bawah level psikologis 2.500 poin, karena kenaikannya tidak besar.
Pasar bergerak dalam kisaran yang sempit yang belum bisa mendongkrak Indeks BEI kembali melampaui angka 2.500 poin, ucapnya.
Saham industri properti, Indah Mega Tambang naik Rp350 menjadi Rp23.600, United Tractor menguat Rp300 menjadi Rp15.000 dan saham Astra Agro Lestari bertambah Rp300 menjadi Rp21.400.
Selain itu saham Telkom naik Rp100 jadi Rp8.650 per saham, saham P Gas naik Rp50 menjadi Rp3.600 dan saham Bumi menguat Rp25 menjadi Rp2.925 per saham.
"Kami optimis indeks akan kembali menguat, karena pasar cenderung positif terhadap indeks BEI," katanya.
(*SS)
















