berita 2.com (Kupang,NTT): Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarif Hassan, mengatakan, pemerintah terus mendorong kemajuan koperasi dan UKM, sehingga mampu menjadi soko guru perekonomian di negeri ini.
Hal tersebut disampaikan, Syarif Hasaan, saat berdialog dengan masyarakat Kelurahan Oesao, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 11 Maret 2011.
“Perhatian tersebut diwujudnyatakan melalui pembinaan atau pendampingan, agar mendapat kemudahan untuk melakukan kegiatan ekonominya,” katanya.
Menurutnya, di Indonesia jumalh koperasi dan UKM sebanyak 52,7 juta unit. Jika jumlah yang ada itu diberdayakan, maka persoalan ekonomi dan kemiskinan dapat diselesaikan melalui koperasi dan UKM.
Menteri mengatakan, dari sisi pembiayaan perhatian pemerintah kepada koperasi dan UKM selain melalui bantuan langsung ada juga program PNM Mandiri melaui Kemenko Kesra, juga ada program Kredit Usaha Rakyat (KUR)
“Khusus KUR ada jaminan pemerintah. Sehingga kalau ada bank pemerintah yang mempersulit pengajuan kredit oleh koperasi dan UKM harus mendapat peringatan dari pemerintah daerah setempat,” ujarnya.
Menteri menegaskan, koperasi dan UKM sesungguhnya adalah sebuah usaha nyata untuk melawan ideologi kapitalisme, liberalisme dan sosialisme.Masyarakat negeri ini harus hadapi dan lawan ideologi-ideologi seperti ini, sebab dalam ideologi kapitalisme yang kuat dan memiliki modal dialah yang menang sedangkan rakyat yang tidak memiliki modal itu pasti terabaikan.
Terkait pembangunan koperasi di NTT, Menteri mengakui koperasi di NTT adalah koperasi yang patut menjadi teladan atau contoh bagi daerah lain. Pembangunan koperasi di NTT diharapkan jadi pioner untuk provinsi atau daerah lain.
“Saya beri apresiasi khusus buat Pemerintah NTT yang bertekad sangat kuat menjadikan daerah ini sebagai provinsi penggerak koperasi namun jangan abaikan perhatian kepada UKM yang ada," katanya.
Dia mengatakan, koperasi dan UKM dapat dijadikan sebagai tulang punggung dalam membangun ekonomi kerakyatan menuju kesejahteraan. “Karena itu, dengan koperasi Pemerintah RI sangat yakin masyarakat di NTT bisa makmur,,” tambahnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya