berita2.com (Jakarta): Kalangan pelaku usaha optimistis bisnis properti tahun 2011memiliki prospek cerah. Penjualan berbagai jenis property diperkirakan akan meningkat pada 2011. Indikasinya karena iklim ekonomi yang mulai kondusif, dan perkembangan politik memperlihatkan hal yang serupa.
“Pada 2011 pendapatan untuk sektor property diperkirakan akan meningkat. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi yang semakin baik,” ujar Ketua Umum REI, Setyo Maharso pada acara Topping Off Apartemen Menteng Square di Jakarta.
Hal senada juga diungkapkan Presiden Direktur Bahama Group, Reddy Hartadji. Keadaan positif ini sepenuhnya dipengaruhi oleh iklim investasi yang kondusif.
Parameternya ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang positif sejak kuartal keempat 2009. Keadaan inilah yang mendorong permintaan akan hunian meningkat.
“Saya sangat optimis kondisi seperti ini akan berlanjut hingga tiga tahun mendatang. Apalagi Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mencapai 6,3% pada 2011 nanti, yang pasti akan berpengaruh secara signifikan pada laju pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Untuk Menteng Square sendiri, pembangunannya diperkirakan akan selesai pada kuartal pertama 2012. Dengan luas 1,65 hektar, Menteng Square memiliki tiga menara, dengan total unit mencapai 1604 unit apartemen, leased mall seluas 4.300 meter persegi, 15 unit office park , serta hotel standar berbintang tiga. Dengan harga jual tiap unitnya antara 240 juta - 350 juta, diperkirakan terjual 100% pada Mei 2011 mendatang.
Untuk tahun-tahun mendatang Bahama Group sudah mempersiapkan proyek berikutnya. "Kami akan 'menggarap' Kalimantan, salah satunya Samarinda," ujar Reddy. Menurutnya, Kalimantan adalah area yang kaya akan sumber daya alamnya. Area-area seperti ini menjadi bidikan Bahama untuk dibangun.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya