berita2.com (Jakarta): Terkait rencana pemerintah untuk menetapkan aturan larangan penggunaan BBM bersubsidi untuk sepeda motor, Komisi V DPR RI melalui salah satu anngotanya, Yudi Widiana Adia, turut mendukung langkah yang akan ditempuh pemerintah tersebut. Menurut Yudi, rencana ini bisa mengurangi kesemrawutan yang ada di kota besar seperti Jakarta.
Yudi juga menyebutkan jika di perkotaan besar, pengguna sepeda motor tidka hanya dari kalangan bahwa saja. Sebaliknya, di kota-kota kecil masyarakatnya benar-benar menggunakan motor, terlebih lagi infrastrukturnya kurang memadai untuk menjual BBM non subsidi seperti Pertamax.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah melalui Direktorat Jendral Migas berencana melarang penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi untuk sepeda motor. Menurut Dirjen Migas, Evita Herawati Legowo, rencana ini merupakan hasil kesepakatan dengan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
"Jika mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi yang digagas pemerintah dapat diputuskan pada akhir Juni. Menurut rencana kebijakan ini akan mulai diterapkan pada bulan Agustus 2010," kata Evita.