Jakarta, (berita2.com): PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalokasikan belanja modal (capex) pada tahun 2010 senilai total 180 juta dolar AS yang akan digunakan antara lain untuk pendanaan akuisisi tambang emas dan pembangunan pembangkit listrik.
"Akuisisi tambang emas sudah disiapkan, sementara pembangunan pembangkit listrik untuk keperluan pabrik feronikel," kata Direktur Utama Antam Alwin Syah Loebis, di sela Investor Summit and Capital Market Expo 2009, Jakarta, Kamis (3/12).
Menurutnya, dari 180 juta dolar AS tersebut sebesar 70 juta dolar di antaranya merupakan belanja rutin.
Sementara itu proyek tambang yang akan dibidik meliputi tambang emas Cibaliung, Banten, yang membutuhkan dana 40 juta dolar AS.
Akuisisi tambang batubara maupun tambang emas dialokasikan sebesar 30 juta dolar AS. "Kami juga menyiapkan dana untuk cadangan atau biaya yang ditangguhkan sebesar 40 juta dolar AS," tegas Alwin Syah.
Selain menyiapkan dana sebesar 180 juta pada tahun 2010, perusahaan tambang penghasil emas, perak, nikel, bauksit, dan batubara itu juga memiliki kas sebesar 300 juta dolar AS.
"Pembiayaan capex akan kami siapkan dari internal perusahaan," katanya. Perusahaan juga membuka peluang untuk mencari pendanaan dari perbankan.
"Apabila suatu saat kami butuh pinjaman tinggal merealisasikannya saja. Rasio kemampuan perusahaan untuk meminjam sangat tinggi," tegasnya.
Pada tahun 2010 perusahaan menargetkan produksi feronikel mencapai 19.000 ton meningkat 54 persen dari tahun 2009 yang ditargetkan sebesar 12.000 ton.
Produksi bijih nikel tahun depan diperkirakan naik 21 persen menjadi 6,1 juta metrik ton naik dari proyeksi 2009 sebesar 5,1 juta metrik ton.
Sedangkan produksi emas pada 2010 diharapkan mencapai 3 ton dari perkiraan produksi tahun ini sebesar 2,5 ton.(*/wan)