berita2.com Jumat, 12 Maret 2010

 
You are here: Home Ekbis

Ekbis

Rupiah Pagi Melemah 10 Poin

E-mail Cetak PDF

Jakarta, (berita2.com):Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis pagi turun 10 poin menjadi Rp9.175-Rp9.185 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp9.165-Rp9.175, karena pelaku mencoba merealisasikan keuntungan.

Pelaku pasar cenderung hati-hati untuk melepas rupiah melihat faktor positif dari pasar eksternal masih berlanjut, kata Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk, Rully Nova di Jakarta, Kamis(11/03).

Rully mengatakan, pasar uang masih positif terhadap rupiah, namun pelaku agak ragu-ragu untuk mengikutinya, karena mereka menilai saatnya untuk melepas rupiah setelah mengalami kenaikan cukup tajam.

"Kami optimis koreksi harga terhadap rupiah diperkirakan hanya sesaat saja," ujarnya.

Faktor positif dari eksternal, menurut dia berasal dari saham-saham Wall Street yang menguat, setelah data pemerintah menunjukkan penurunan persediaan grosir dan meningkatnya penjualan, mengangkat harapan pemulihan ekonomi dan peningkatan di pasar tenaga kerja.

Karena itu rupiah pada sore nanti diperkirakan akan kembali membaik dan mampu menyentuh level Rp9.150 per dolar, ucapnya.

Menurut dia, faktor utama positifnya pasar, karena terpicu oleh aktifnya pelaku asing menempatkan dananya di pasar domestik, setelah pemerintah menyatakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2010 di atas angka lima persen.

Pertumbuhan ekonomi itu dipicu ekspor Indonesia yang membaik dan arus modal asing yang makin tinggi. Pelaku asing, lanjut dia optimis Indonesia masih merupakan pasar potensial yang harus digarap lebih jauh, karena penempatan dananya di pasar domestik cenderung menngkat.

Karena itu apabila tidak ada hambatan, maka rupiah pada sore nanti diperkirakan akan kembali menguat, ucapnya.

Rupiah kemungkinan akan mendapat hambatan untuk mendekati angka Rp9.000 per dolar, terutama dari para eksportir. Mereka khawatir apabila rupiah berada di level Rp9.000 per dolar, mereka akan kesulitan menempatkan produknya di pasar ekspor, ucapnya.(*ek)

Alam Sutera Capai Rp 306 M di Pertengahan Kwartal I

E-mail Cetak PDF

(Jakarta, berita2.com) Dalam hitungan dua bulan, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) berhasil mencatat angka penjualan fantastis, yaitu sebesar Rp 306 miliar. Hendra Kurniawan, Corporate Secretary ASRI menyampaikan bahwa hal ini merupakan sebuah bukti akan kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk yang dipasarkan oleh ASRI.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa produk properti, khususnya di Alam Sutera mendapatkan tempat yang khusus di hati masyarakat dan para investor,” jelas Hendra.

Diakui Hendra peluncuran akses tol pada bulan September 2009 merupakan strategi jitu yang membuat Alam Sutera menjadi kian dekat sekaligus kian mudah dijangkau dari berbagai belahan ibukota. Sejak dibukanya akses tol tersebut, penjualan di Alam Sutera meningkat hingga dua kali lipat”, papar Hendra.

Di tahun 2010, Alam Sutera terus melakukan terobosan terbaru dengan diluncurkannya kawasan komersial terbaru SOHO (Small Office Home Office) dan Ruko The Element yang lokasinya tepat berseberangan dengan lokasi Palmyra Square.

“Saat ini kami tengah mengembangkan kawasan Flavor Bliss tahap ke dua sebagai kelanjutan dari Flavor Bliss tahap pertama yang telah sukses beroperasi sejak tahun 2009 lalu”, ungkap Hendra.

Pesatnya pembangunan di kawasan Alam Sutera ini, tak pelak berdampak sangat baik terhadap optimisme pasar akan nilai investasi yang menguntungkan. Keberadaan Alam Sutera yang kian kuat menjejakkan kakinya di kawasan Serpong ini diyakini oleh Hendra akan menjadikan Alam Sutera sebagai the promising land di wilayah Barat Jakarta. (yud)

 

Rupiah Turun Jadi Rp9.200 Per Dolar AS

E-mail Cetak PDF

Jakarta, (berita2.com) : Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi melemah di kisaran Rp9.200 per dolar, setelah sebelumnya menguat hingga mendekati angka Rp9.150, akibat aksi beli rupiah oleh pelaku pasar.

Melemahnya rupiah, karena pelaku melakukan aksi lepas untuk mencari untung, kata Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Selasa.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah menjadi Rp9.200-Rp9.210 dibanding hari sebelumnya Rp9.165-Rp9.175 atau turun 35 poin.

Kostaman Thayib mengatakan, posisi rupiah saat ini masih cukup bagus berada dibawah target dalam kisaran yang ditetapkan APBN antara Rp9.200 sampai Rp9.400 per dolar.

Meski demikian peluang rupiah untuk kembali naik masih cukup besar, katanya.

Menurut dia, rupiah terkoreksi kemungkinan juga tertekan oleh Bank Indonesia (BI) yang menjaga mata uang Indonesia jangan terlalu cepat bergerak naik.

BI diperkirakan melepas rupiah untuk menahan gerakan positif pasar yang cenderung menguat, menyusul membaik bursa Tokyo, meski saham-saham di AS bervariasi, katanya.

Rupiah, lanjut dia, semula diperkirakan akan dapat mencapai level Rp9.100 per dolar, karena pasar masih positif, namun pelaku mempunyai keinginan lain, mereka ingin merealisasikan keuntungan lebih dahulu.

Hal ini disebabkan transaksi lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam beberapa hari meningkat, diburu masyarakat sehingga dana yang masuk meningkat, katanya.

Rupiah kedepan, menurut dia masih diminati pelaku pasar asing yang ingin bermain saham dengan menukar dolarnya ke rupiah untuk membeli saham.

Jadi koreksi harga terhadap rupiah itu diperkirakan hanya sementara tidak berlanjut , karena rupiah masih diminati pelaku asing, ujarnya.(*un)

Minyak Tembus 82 Dolar Per Barel

E-mail Cetak PDF

Singapura, (berita2.com) : Minyak menembus 82 dolar AS per barel di perdagangan Asia Senin (8/3), melanjutkan kenaikan pada pekan lalu karena laporan lapangan pekerjaan AS yang lebih baik dari yang diperkirakan, kata analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah "light sweet" untuk pengiriman April, bertambah 47 sen menjadi 81,97 dolar per barel. Harga sempat menyentuh tertinggi pada tengah hari yakni 82,04 dolar per barel sebelum turun.

Minyak mentah London "Brent North Sea" untuk April naik 47 sen menjadi 80,36 dolar per barel.

"Tingkat pengangguran pada Jumat lalu di AS positif, sehingga pasar optimistis dan investor lebih berkeinginan untuk mengambil risiko," kata Tetsu Emori, "fund manager" pada manajemen aset Astmax di Tokyo.

Ia menambahkan bahwa pasar kemungkinan akan menyaksikan tren naik harga minyak dalam jangka pendek, didukung oleh sentimen investor tentang permintaan energi yang disebabkan oleh makin tumbuhnya pemulihan ekonomi AS.

Departemen Buruh AS melaporkan Jumat perekonomian terbesar di dunia itu menciptakan lapangan kerja lebih sedikit dari yang diperkirakan pada Februari dan tingkat pengangguran bertahan pada 9,7 persen meski terjadi badai musim dingin, yang menunjukkan prospek yang lebih terang.

Kebanyakan ekonom memperkirakan tingkat pengangguran akan meningkat jadi 9,8 persen dari 9,7 persen pada Januari.

Amerika Serikat merupakan negara konsumen energi terbesar di dunia dan permintaan yang meningkat di negara itu cenderung akan mendorong harga menajdi lebih tinggi.(*un)

Koperasi Jasa Keuangan Ibu Mandiri

E-mail Cetak PDF

Ibu Mandiri adalah sebuah Koperasi Simpan Pinjam dengan Sistem Syariah yang di kelola oleh ibu-ibu mandiri di wilayah Serpong Tangerang.

Koperasi ini berkembang cukup pesat yang di kelola secara baik dan profesional.

 


 

Kantor Pusat :
JL. Serpong No.71, Serpong - Tangerang Banten
Telp : (021) 7093 9903
Fax : (021) 5315 4928
e-mail : Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Kantor KAS :
JL. delima Raya No.13 Perumahan Bumi Asri Kuta Bumi
Tangerang,
Telp : (021) 3307 6093

Layanan KAS Cilegon
CP : 0857 8004 2567

 

(*ek)

Halaman 1 dari 39

Berita Terkait