berita2.com (Pamekasan, Jawa Timur): Hasil VER (visum et repertum) korban pencabulan, Fitriyah, akhirnya keluar. Fitriyah (20), warga Desa Tanjung, Kecamatan Tlanakan, yang tidak lain merupakan korban pencabulan, ternyata sudah tidak perawan atau ada sobekan pada selaput dara.
"Sudah tidak perawan lagi. Tapi kami masih belum mengetahui secara pasti, apakah luka sobek itu disebabkan ulah dukun cabul atau tidak," kata Kapolsek Tlanakan, AKP Bambang Sugiharto, Rabu (16/2/2011).
Diakuinya, hingga saat ini korban ketakutan bahwa dirinya akan hamil. "Ia korban takut hamil, tapi jika melihat hasil visum tidak ada yang mengarah ke sana," tambah Bambang.
Seperti diberitakan, perilaku bejat Janur Kuning (47), warga asal Banyuwangi, terhadap korban dilakukan di rumah kakak ipar korban, Abd. Hamid, warga Dusun Ombul II, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, sekitar pukul 00.30, Rabu (9/2/2011).
Korban yang telah dua kali mendatangi dukun cabul itu menginginkan ilmu supranatural agar bisa dengan mudah mendapatkan uang. Fitriyah punya keinginan membuka sejumlah gembok yang di dalamnya berisi uang tanpa menggunakan kunci.
Namun, pada kenyataannya, korban yang melakukan ritual di rumah kakak iparnya sendiri, Abd. Hamid, warga Ombul II, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, justru mendapat perlakuan tak senonoh.
Dalam aksinya, Janur meminta korban untuk melepas rok dan celana dalam. Setelah itu, alat vital korban mulai diraba-raba. Beruntung, perilaku tak senonoh tersangka, diketahui kakak ipar korban. Hamid langsung mendobrak kamar yang dijadikan tempat tak senonoh itu.
Karuan saja, warga yang mengetahui perilaku bejat tersangka, nyaris menghakimi tersangka. Beruntung, aparat keamanan berhasil mengamankan tersangka, yang datang sekitar pukul 01.30.
beritajatim

















