berita2.com (Padang): Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan siap menghadapi pemanggilan dirinya oleh Menteri Dalam Negeri (Mendangri), Gamawan Fauzi. Hal itu dikatakannya, terkait keberangkatannya ke Jerman, saat tanggap darurat di Mentawai.
"Ngak apa-apa kalau memang diberi sangsi, saya siap menghadapinya. Dan kalau saya salah, maka saya akan minta maaf. Itu saja kok susah bangat, yang penting kita berkerja untuk rakyat," ungkap Irwan, ketika ditanya wartawan saat mengunjunggi korban tsunami Mentawai, di RS M Djamil Padang, pada Selasa (9/11/2010).
Dikatakan Irwan, semua adminitrasi keberangkatan dirinya ke Jerman itu, sepenuhnya sudah diproses melalui staf di Pemerintahan Provinsi. Mulai dari izin Mendagri, premik, visa dan izin Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI.
"Semua kelengkapan surat-surat, mulai dari izin sampai keberangkatan itu diurus sepenuhnya oleh staf. Kata staf selesai dan brangkat, maka saya berangkat. Masalah adminitrasi itu, merupakan kelaziman dan kebiasaan birokrat," ungkap Irwan, yang didampinggi Wakil Gubernur, Muslim Kasim.
Selanjutnya, Irwan juga mengatakan bahwa selaku Gubernur, dirinya juga tidak mau tahu dengan masalah adminitrasi tersebut. Sebab, hal kecil itu bukan menjadi urusannya.
"Selaku Gubernur, saya tidak mau tahu urusan yang begituan, yang penting semua sudah di proses oleh staf. Jadi saya beritahu, kalau Gubernur dan Wakil Gubernur itu tidak ada yang mengurus adminitrasi," jelasnya.
Keberangkatan Irwan Prayito ke Jerman, pada Rabu (4/11/2010), telah mengundang kritikan keras dari banyakkalangan, bahkan Mendagri menyebutkan informasi dari Sudi Silalahi (Mensegneg-red), yang mengatakan izin Gubernur Sumbar ke luar negeri dari Presiden SBY, belum keluar.
Krtikan yang menyebut Irwan minus empati dengan tega meninggalkan rakyat Mentawai di saat sedang berduka, dijawab Irwan dengan mempersingkat kepulanganya dari jadwal semula.
"Bahkan Irwan sudah terbang dari Jerman, pada Jumat (5/11). Tapi akibat debu vulkanik Gunung Merapi, maskapai yang menerbangkan Irwan dari Jerman mendarat di Dubai," ungkap Humas Pemprov Sumbar, Surya Bhudi.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya