berita2.com (Painan): Setelah sempat terkatung-katung sekitar 7 jam akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam dihantam gelombang Rabu (13/10/2010) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Akhirnya, 4 nelayan Painan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat ditemukan terdampar di pulau Katang-katang yang berjarak sekitar 7 mil dari garis pantai Painan.
Keempat nelayan tersebut, Cum, Boneng, Adek dan Adiak merupakan warga Painan Selatan Kecamatan IV Jurai Pessel.
Dari informasi yang dirangkum berita2.com, keempat nelayan ini melaut pada Selasa (12/10/2010) siang. Saat mencari ikan pada Rabu dini hari hujan deras disertai badai mengahadang mereka dilautan lepas tersebut.
Tanpa hitungan menit perahu yang mereka tumpangi tersebut hancur dihantam gelombang kemudian perlahan tenggelam. Dengan sisa tenaga yang tersisa keempat nelayan tersebut mencari daerah dataran untuk mereka bisa menyelamatkan diri.
Selang hampir tujuh jam lamanya mereka terkatung-katung dilautan samudera hindia tersebut. Akhirnya mereka terdampar di pulau katang-katang.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pessel, Ir Priadinata mengatakan, DKP mendapatkan informasi nelayan terdampar di pulau katang-katang pada rabu pagi. Informasi yang diperoleh itu dari masyarakat yang bermukim di pulau itu.
" karena cuaca yang tidak mengizinkan. Tim dari DKP mengundur waktu hingga Kamis (hari ini red) menjemput keempat nelayan yang berada di pulau tersebut," katanya.
Menurutnya, dari informasi masyarakat setempat keempat korban dalam keadaan selamat dan sekarang tengah beristirahat dirumah warga setempat.
" Mudah-mudahan esok cuaca mengizinkan untuk dapat menjemput ketiga korban yang berada di pulau itu," katanya. (dyki)