berita2.com (Painan): Banjir pasang air laut atau rob genangi ratusan rumah warga didua kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat setinggi 30-50 centi meter Sabtu (9/10/2010). Selain merendami rumah warga, banjir pasang tersebut juga menggenagi jalan raya lintas Sumatera bagian barat (Jalinsumbar).
Dari pantauan berita2.com, dua kecamatan yang direndam banjir pasang yakni, Kecamatan Lengayang dan Kecamatan Sutera. Namun, dari prediksi warga sekitar banjir pasang yang telah berlangsung tiga hari ini akan berlangsung selama sepekan.
Zubir (45) warga Ampiang Parak Sutera mengatakan, banjir pasang air laut ini biasanya selalu terjadi setiap tahunnya. Namun, banjir pasang kali ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
"Banjir pasang sebelumnya tidak pernah menggenangi jalan. Paling, hanya merendam pekarangan rumah warga setinggi mata kaki orang dewasa," katanya.
Menurutnya, banjir pasang dihari ketiga ini mengalami peningkatan dari hari sebelumnya. Diperkirakan, puncak ketinggian air akan berlangsung pada subuh dini hari.
"Diperkirakan air akan meningkat. Apalagi, ditambah dengan hujan deras mengguyur daerah ini," jelasnya.
Sementara, Zainul (35) warga Pasia Putih Lengayang menuturkan, saat ini warga yang berada dipinggiran pantai telah bersiaga menghadapi banjir pasang. Bahkan, warga juga telah siap sedia untuk melakukan pengungsian jika banjir bertambah tinggi.
"Saat ini, air telah menggenagi sebagian jalan yang berada dipinggir pantai Lengayang. Jika masih berlanjut, dipastikan jalan disini tidak bisa ditempuh oleh kendaraan," tuturnya.
Ditempat terpisah, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Lindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Pessel, Suardi mengatakan, warga setempat dimintai waspada dalam menghadapi banjir pasang ini. Kemungkinan buruk bisa saja terjadi, karena kita tidak bisa prediksi banjir pasang akan meningkat. Apalagi, Pessel juga diguyur hujan lebat sejak Sabtu (9/10/2010) sore. "Kami telah siapkan personil untuk bersiaga dilokasi," katanya. (dl)