berita2.com (Painan): Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat memprotes jajaran Pemkab Pessel beserta DPRD setempat melakukan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2010 di salah satu hotel berbintang di Kota Padang. Pembahasan dilakukan sejak Selasa (21/9/2010) hingga waktu yang belum ditentukan.
" Kegiatan yang dilakukan Pemkab Pessel beserta DPRD ini jelas membuang uang daerah saja. Sebab, kegiatan itu dilakukan disalah satu hotel berbintang di Kota Padang. Padahal, Pessel mengalami devisit anggaran miliaran rupiah pada tahun 2010 ini," ujar Ketua DPC Hanura, Sabaruddin kepada berita2.com Kamis (23/9/2010) di Painan.
Sabaruddin mempertanyakan apakah rapat pembahasan itu wajib dilakukan di luar daerah. Mestinya menurut Sabaruddin, jajaran Pemkab Pessel melakukan upaya untuk meningkatkan potensi ekonomi di Pessel dan menekan anggaran daerah untuk hal yang kurang tepat. Hal itu dapat dilakukan dengan cara menyelenggarakan rapat di Kabupaten Pessel. Dengan cara itu setidaknya dapat membuat perputaran ekonomi di Pessel dapat berputar dengan baik.
Bukan sebaliknya lanjut Sabaruddin, harus membuang anggaran yang banyak untuk keperluan yang mestinya bisa dikerjakan di Pessel. Padahal, Pemkab Pessel punya ruangan yang lebih layak untuk pembahasan atau memberdayakan hotel atau penginapan yang ada di Pessel yang jauh relatif murah dari hotel berbintang.
" Bayangkan saja, jika harga satu kamar sebesar Rp 500 ribu dikalikan 20 kamar saja belum termasuk sewa gedung rapat dan biaya makan. Berapa banyak anggaran yang harus dikeluarkan," paparnya.
Dikatakan, kita bukannya tidak mendukung adanya rapat pemhasan oleh Pemkab dan DPRD. Namun saja, harus ditijau kembali penempatan pengeluaranyang harus diumbar. Sementara, daerah berada dalam kondisi devisit.
" Kita berharap Pemkab dan DPRD segera hentikan pembahasan di hotel berbintang tersebut. Dan berdayakanlah aset yang ada didaerah ini. Setidaknya membantu peningkatan perekonomian masyarakat lokal sendiri," harapnya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Pessel, Syamsiwal mengakui pembahasan APBD-P Pesseldi salah satu hotel berbintang di Padang.
Menurutnya, pembahasan ini dilakukan di Padang agar merasa lebih nyaman dan terfokos pada topik pembahasan. "Pembahasan dijadwalkan cuma dua hari pembahasan," pungkasnya. (dl)