berita2.com (Painan): Seorang remaja pria berusia 18 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di rumah tetangganya, Senin Selasa (31/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Eko nekat mengakhiri hidup dengan cara menggorok lehernya dengan sebilah sabit (arit) hingga nyaris putus. Peristiwa ini pun menggemparkan warga sekitar.
Korban merupakan warga Kampung (Dusun) Lubuak Aua, Nagari (Desa) Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Menemukan jasad remaja bertubuh tegap ini tetangga korban sendiri.
Diduga, perbuatan nekat yang dilakukan korban karena adanya gangguan jiwa. Orang-orang terdekat korban menganggap korban dimasuki roh halus.
Sebelum melakukan aksi bunuh diri, korban sempat menendang kedua orang tua nya dan mengusir orang tua nya dari rumah tersebut sambil berkata ayah dan ibu iblis halus.
Menurut keterangan Ayah korban, Darlis (55), sebelum dia bunuh diri dia sempat menendang saya dengan ibunya serta mengusir kami berdua dari rumah. Sembari diiringi kata-kata kau iblis halus.
" Beberap saat kemudian, warga menemukan jasad korban dengan bersimbah darah. Korban bunuh diri dengan cara menggorok lehernya dengan sebilah arit hingga nyaris putus," katanya.
Sebelumnya, empat hari terakhir korban terlihat murung dan suka berbicara yang tak masuk akal. Dan selama itulah, korban juga menjalani pengobatan tradisional oleh orang pintar setempat.
" Namun, sejak kemarin korban telah sering melontarkan kata-kata ucapan permohonan maaf kepada tetangga dan kerabat, jika dirinya bersalah tolong dimaafkan. Itulah kata-kata korban satu hari sebelum kejadian," jelasnya.
Ditambahkan, kami sekeluarga pasrah menerima cobaan ini. Semoga korban tenang dialamnya dan diberi ampunan oleh tuhan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pessel, AKP Zulkarnaini T mengatakan, kasus ini tengah penyidikan pihak Polres Pessel.
" Barang bukti serta keterangan dari beberap saksi telah diambil untuk proses lebih lanjut," katanya. (dl)