berita2.com (Painan): Ratusan kepala keluarga di dua nagari (Desa) pada dua kecamatan diKabupaten Pesisir Selatan terancam terisolasi. Pasalnya, jalan satu-satunya yang menghubungi dua nagari tersebut tepatnya di Dusun Padang Panjang Nagari Kambang Utara Kecamatan Lengayang terban sepanjang 50 meter akibat tergerus air sungai Batang Kambang.
Akibatnya, jalan yang sedianya memiliki lebar 4 meter kini hanya tinggal sekitar 2 meter. Hal tersebut, mengancam kendaraan roda empat tidak bisa menempuh jalan tersebut. Dua nagari tersebut, Nagari Kambang Utara Kecamatan Lengayang dan Nagari Ampiang Parak Selatan Kecamatan Sutera.
Wandi (35) warga setempat mengatakan, pada awalnya jalan ini cuma terancam terban. Karena, seringnya hujan mengguyur kawasan ini berakibat bibir tebing semakin tergerus hingga badan jalan pun ikut terban.
" Kondisi ini telah berjalan sekitar dua bulan terkhir hingga puncak terbannya pada akhir bulan Juni lalu. Padahal, sebelumnya masyarakat telah melaporkan hal ini ke pihak kecamatan namun, hingga kini masih seperti ini," katanya.
Menurutnya, jika badan jalan ini terban keseluruhannya. Maka masyarakat disini terancam terisolasi. Karena, ini merupakan jalan satu-satunya sebagai akses keluar masuk daerah ini.
Yang paling merisaukan lagi lanjut Wandi, hujan masih saja mengguyur daerah ini. Itu semua akan berakibat fatal terhadap bibir tebing kian hari kian tergerus sungai.
" Kita harapkan Pemkab Pessel segera menindak lanjuti. Agar masyarakat disini tak lagi kuwatir," harapnya. (diky)
































