Padang, (berita2.com) : Satu dari lima nelayan dari Kecamatan Nareh, Kota Pariaman, Sumbar masih hilang di tengah lautan akibat kapalnya dihantam badai pada Senin malam.
"Nelayan yang hilang tersebut bernama Awalludin (25). Sedangkan empat nelayan lainnya, diinformasikan selamat," kata Camat Nareh, Es Darman ketika dihubungi, Selasa sore.
Dia mengatakan, pada Senin, lima nelayan Nareh tersebut pergi melaut dengan jarak 30 mil dari bibir pantai Nareh.
Menjelang tengah malam, kata dia, kapal bagan mereka dihantam ombak sehingga tenggelam.
Dalam peristiwa itu, empat nelayan berhasil berpegangan pada tutup fiber sehingga terapung-apung.
Pada saat itu, kata camat, datang sebuah kapal yang menolong dan berhasil menyelamatkan dua nelayan yakni, Af (45), dan Sar (45).
"Kedua nelayan itu sampai di pantai pada Selasa sekitar pukul 12.00 siang. Mereka sempat dibawa ke Puskesmas dan kini sudah pulang ke rumah masing-masing," kata Es Darman.
Sementara itu, dari informasi yang diterimanya, dua nelayan lainnya, Kecil (45) dan Mus (55) juga berhasil diselamatkan nelayan lain dari Karan Aur. Namun karena kapal nelayan Karan Aur itu juga rusak, maka hingga Selasa siang, belum sampai ke pantai.
"Kami belum tahu perkembangan para nelayan itu," kata camat.
Asisten I Setdako Pariaman, Asdi Syarif mengaku empat kapal sudah dikirim untuk mencari nelayan yang hilang.
"Tadi siang sudah kita kirim kapal dari tim gabungan untuk mencari mereka," kata Asdi didampingi Kabag Humas Kota Pariaman Yose Rizal.(*un)

















