berita2.com (Palembang): Siswa salah satu SLTA berinisial AP (16) merekam tetangga indekosnya yang sedang mandi dengan sebuah handphone (hp). Saat ini tersangka tengah diperiksa oleh Polsek Ilir Barat I (IB I) Palembang.
Beruntung hasil rekamannya belum beredar dan tersangka AP berhasil dibekuk anggota Polsek IB I Palembang di tempat indekosnya, Jl Puncak Sekuning, Lr Enggano, Lorok Pakjo. Seandainya sudah menyebar dipastikan video mesum itu bakal heboh dan bertambah lagi video adegan syur di kota metropolis Palembang ini.
Menurut informasi di kepolisian, kejadian ini berawal pada Rabu (6/7/2010), saat tersangka melihat celah ventilasi jendela kamar mandi kamar indekos korban. Saat itu ada seorang mahasiswi berinisal Sr (20) yang tengah mandi. Tersangka lalu merekam dengan Hp LG miliknya lewat ventilasi jendela tersebut.
Aksi pertamanya berjalan mulus. Selang beberapa hari, tersangka kembali merekam tetangganya yang lain berinisial Ln (25). Kejadian ini juga tidak ada yang mengetahuinya. Namun sial, saat tersangka merekam korban untuk keempat kalinya, aksinya dicurigai korban.
Korban mengetahui, karena di ventilasi kamar mandinya ada hp menjulur dan kameranya mengarah ke badannya. Korban kaget, tapi korban tidak langsung melabrak pelaku. Melainkan melapor dan meminta bantuan ke Mapolsek IB I.
Petugas yang mendapat laporan lalu melakukan penyelidikan. Ternyata benar, saat polisi menggerebek di kamar indekosnya, tersangka tak dapat mengelak. Sebab petugas mendapati tersangka sedang memindahkan hasil rekaman tersebut ke laptop.
Petugas, akhirnya menggiring tersangka ke mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Tersangkannya berhasil kami amankan beserta empat adegan video mesum yang berdurasi sekitar 10 menit. Tersangka dikenakan UU Pornografi No 44/2000. Bisa dipidana paling sedikit enam bulan dan maksimal 12 tahun,” ujar Kapolsek IB I Palembang AKP Djoko Julianto didampingi Kanit Reskrim IB I Ipda Iwan Gunawan.
Sementara tersangka mengaku, adegan mandi kedua perempuan tersebut hanya untuk koleksi pribadi. Aksinya ini diakuinya lantaran melihat adanya kesempatan merekam tetangganya yang sedang mandi. “Saat aku lewat dekat kamar mandi, aku melihat ado lubang di atas. Waktu tetangga aku mandi langsung kurekam bae. Video itu juga untuk koleksi pribadi,” aku tersangka yang mengaku berasal dari Bangka.