berita2.com (Cirebon): Ada yang menarik pada pertemuan para tokoh nasional yang hadir di Hotel Grage, Kota Cirebon, Selasa (13/7/2010). Kehadiran para tokoh nasional itu bersamaan dengan acara sosialisasi ormas baru bernama Nasional Demokrat (Nasdem), dan mereka mengagas capres harus dari pemenang pemilu, peserta yang hadir pun cukup mengapresasi antusias.
Seperti diungkapkan Ferry Mursyidan Baldan, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Nasional Demokrat, sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang memiliki visi restorasi Indonesia, Nasdem ingin menggagas pengusungan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres dari partai politik (parpol) pemenang pertama dan kedua dalam Pemilu
Hal ini dinilai lebih baik, sebab bisa mengurangi negosiasi parpol. Selain itu, juga akan menumbuhkan sikap menghargai kepada pihak yang menang. “Sehingga bagi parpol yang kalah bisa mengevaluasi diri, jika ia memang ingin mengajukan capres-cawapres,” ujar Ferry saat jumpa pers dengan para wartawan.
Sementara itu, Sekjen Syamsul Mu’arif menyatakan, gagasan seperti itu sudah dilakukan di beberapa negara demokrasi. Bahkan Malaysia dan India pun sama, partai yang menang yang mengusungkan calon perdana menteri. “Nantinya (parpol) pemenang 1 dan 2 ini akan mengajukan ke DPR, dan DPR lah yang memilih,” ucapnya.
Gagasan lain juga muncul untuk kepala daerah setingkat Gubernur dan Bupati/Walikota. Nasdem menilai, untuk kepala daerah tersebut tidak perlu lagi ada wakil. “Tapi tugasnya pasti, dia (Gubernur dan Bupati/Walikota) tidak boleh merombak birokrasi,” kata Syamsul Mu’arif. (Nurudin)

















