berita2.com (Batam): Restaurant, Hotel, Café and Catering Cheff Association atau disingkat Resthoccas kini telah hadir di Kota Batam. Wadah ini hadir seiring tumbuh dan berkembangnya usaha jasa makanan yang diperkirakan telah ditekuni oleh hampir 800 pengusaha di Kota Batam. Organisasi ini menurut Nanang Stardja selaku sekretaris Resthoccas Batam merupakan kumpulan juru masak dan praktisi perhotelan dan usaha yang bergerak dibidang pelayanan atau hospitality.
“Kami menyebut asosiasi ini Resthoccas, yang mana merupakan kumpulan juru masak dan praktisi serta orang-orang yang berkarier di bidang food product and food beverage yang rata-rata bekerja pada sector akomodasi perhotelan. Selama ini mereka yang berprofesi seperti ini berdiri sendiri dalam jumlah yang tidak begitu besar. Kelemahannya mereka tidak memiliki kekuatan untuk menjadikan pekerjaan ini sebagai profesi yang besar dan menjanjikan. Oleh karena itu pada tahun 2005 kami berinisiatif untuk mendirikan suatu wadah yang dapat menampung aspirasi para pekerja ini,” Papar Nanang Sutardja disela-sela pelantikan kepengurusan periode kedua tahun 2010-2015, di Panorama Regency Hotel kepada www.berita2.com, selasa (25/05/2010)
Demi meningkatkan profesionalisme anggota yang menekuni pekerjaan ini, tahun 2010 ditetapkan bagi kepengurusan baru yang berlangsung hingga lima tahun kedepan. Nanang menambahkan untuk kepengurusan periode kedua tahun anggaran 2010-2015, terpilih sebagai ketua yaitu Sugeng Husada, seorang Cheff dari Hotel Berbintang di Batam. Nanang menjelaskan kehadiran Resthoccas, intinya menjadi wadah bagi mereka yang berprofesi sebagai Cheff atau juru masak diberbagai industri akomodasi di Batam.
“Selain mengurusi berbagai hal seputar pelayanan bagi para anggota asosiasi wadah ini juga akan memantau perbaikan kesejahteraan bagi para pekerja di industri akomodasi dan sector wisata, asosiasi juga akan menyiapkan sertifikasi kemampuan atau uji kompetensi bagi anggota, sesuai dengan standar kompetensi yang dimiliki,” Ungkap Nanang. Dengan adanya uji kompetensi anggota asosiasi tidak perlu khawatir dengan pekerjaannya, dan ditargetkan asosiasi ini akan hadir di sejumlah kota di Indonesia.
Asosiasi ini tidak berafiliasi dengan PHRI, melainkan akan diusulkan dibawah Ditjen Kementrian Pariwisata. Kegiatan untuk menstandarisasikan sebagai pekerja restaurant sesuai dengan standar kompetensi akan diberikan secara gratis kepada anggota. Panitia juga menghimbau bagi pekerja yang ingin bergabung dengan Resthoccas bias mendaftarkan secara gratis dengan membawa fotocopy KTP dan Pas foto serta mengisi formulir pendaftaran. (Aditya Wijaya)