berita2.com (Langsa): Anggota DPR Aceh Timur dari partai lokal Aceh berinisial MY dihajar massa hingga kritis karena dipergoki berada dalam satu rumah dengan seorang perempuan San (25) dan diduga berbuat bermesum.
MY digeruduk warga di rumah kontrakan di Gampong Sungai Paoh, Kecamatan Langsa Barat, Minggu (23/5/2010) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.
Di rumah kontrakan tersebut, warga juga menemukan pasangan lainnya, yaitu Sai (33) bersama Wul (25) yang berstatus mahasiswi di salah satu universitas terbuka. Di kamar keduanya, warga menemukan bekas alat pengisap narkotika jenis sabu dan alat kontrasepsi (kondom).
Sumber di lapangan menyebutkan, kasus itu berawal ketika sejumlah warga yang ronda malam mencium gelagat mencurigakan. Sekitar pukul 01.00 WIB, MY pulang ke rumah kontrakannya seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Menyusul seorang wanita yang juga mengendarai sepeda motor mengarah ke rumah tersebut.
Setelah mengamati rumah itu sekitar setengah jam, warga menggedor rumah dan memerintahkan penghuninya membuka pintu. Saat diinterogasi oleh warga bersama aparat gampong (Desa) setempat, MY berkilah kalau San adalah istrinya. MY memperlihatkan surat nikah, namun identitas istrinya yang tercantum dalam buku nikah berbeda dengan San. Bahkan MY sempat mencoba menyogok warga.
Ketika warga sedang memeriksa pasangan Sai dan Wul, tiba-tiba MY melarikan diri dari pintu belakang rumahnya. Warga pun langsung mengejar dan menghajarnya.
Karena kondisinya kritis, pagi itu juga korban dilarikan ke IGD RSUD Langsa. Sedangkan San dan sepasang pelaku mesum lainnya kini diamankan di Mapolres Langsa.
Kapolres Langsa, AKBP Drs Yosi Muhamartha melalui Kasat Reskrim, AKP Galih Indra Giri Sik membenarkan pihaknya telah mengamanakan tersangka mesum yang ditangkap massa di Gampong Sungai Paoh.

















