Medan,(berita2.com): PKS tidak akan memaksakan diri untuk menempatkan kadernya, Sigit Pramono Asri sebagai calon wali kota pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Medan 2010.
"Kalau dipresentasekan keinginan agar kader PKS ditempatkan sebagai calon wali kota Medan mencapai 95 persen, artinya tidak paku mati karena bisa jadi juga nomor dua, tergantung situasi," kata penasehat Fraksi PKS DPRD Medan, Ikrimah Hamidi kepada ANTARA di Medan, Kamis.
Menurut dia, PKS cukup sadar karena harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengajukan satu pasangan calon pada Pilkada Medan 2010. Rencana koalisi itu menjadi pilihan pertama bagi PKS dalam menghadapi Pilkada Medan.
Sebenarnya, jelas dia, ada tiga opsi yang disusun PKS dalam menghadapi Pilkada Medan. Selain koalisi kursi di DPRD, opsi kedua adalah koalisi suara hingga memenuhi syarat minimal 15 persen.
Pilihan ketiga adalah jalur independen yaitu melalui dukungan pribadi-pribadi di masyarakat. "Tapi program utamanya pada Pilkada Medan tetap koalisi," katanya.
Untuk itu, lanjutnya, PKS terus menjalin komunikasi politik dengan partai lain dalam upaya mencari pasangan calon.Tapi sejauh ini upaya itu belum menghasilkan kesepakatan.
"Sementara ini belum ada ketegasan dari partai lain karena ada yang menunggu keputusan dari pengurus pusat," katanya.
Menjelang Pilkada Medan, baru PKS dan PAN yang secara resmi mengajukan nama calon wali kota. PKS mengajukan nama Sigit Pramono Asri (Anggota FPKS DPRD Sumut) dan PAN menjagokan Ketua DPD PAN Medan yang juga anggota DPRD Medan, Ahmad Arief.
PKS tidak memenuhi syarat untuk mengajukan satu pasangan calon wali kota karena hanya meraih tujuh kursi dari hasil pemilihan legislatif lalu. Sementara sesuai ketentuan, partai bisa mengajukan satu pasangan calon minimal harus memiliki 15 persen suara atau delapan kursi di DPRD Medan.
Selain calon partai, Pilkada Medan yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 12 Mei 2010 ikut diramaikan dengan calon independen.
Sejumlah nama yang muncul ke permukaan dari kalangan di luar partai politik diantaranya ,H Bahdin Nur Tanjung (Rektor UMSU), dr Syahrial R Anas (mantan Dirut RSU Pirngadi Medan), Kompol Safwan Khayat (mantan Kasatlantas Poltabes Medan) dan Prof Dr. Muhammad Arif Nasution (Dekan FISIP USU).(*ek)


















