Padang, (berita2.com): Pasar Bukittinggi, Sumbar, mengalami longsor pada Selasa siang sekitar pukul 13.30, mengakibatkan dua tewas dari enam korban yang tertimbun.
Korban tewas bernama Neli (22), dan Yusuf (3). Empat korban lainnya yang tertimbun masing-masing, Bujang (45), pemilik kedai, Yanti (25) penjaga kedai, Arwin (42), pedagang, dan Jamilus (34), pedagang.
Neli meninggal di RS Yarsi Bukittinggi. Sedangkan Yusuf meninggal di RS Achmad Muchtar Bukittinggi.
Kepala Bidang Pasar Atas, Bukittinggi Riyandi yang dihubungi ANTARA, Selasa, mengatakan, dalam peristiwa itu keenam korban berhasil dievakuasi dengan menggunakan alat berat. Namun naas bagi Neli, dan Yusuf akhirnya meninggal di rumah sakit.
Riyandi mengungkapkan, pada Selasa siang sejak pukul 12.00 hingga pukul 14.00 WIB hujan deras melanda Kota Bukittinggi. Air yang mencurah di atas Pasar Lereng, tepatnya di tebing setinggi lima meter di belakang rumah milik Fadil (40), mengakibatkan longsoran tanah menimpa kedai-kedai yang ada di Pasar Lereng.
Rumah Fadil tersebut terdapat di RT 01/01 Kelurahan Benteng, Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Bukittinggi.
Riyandi mengatakan, tim gabungan sempat berusaha keras menemukan Yusuf yang terakhir kali dievakuasi dalam keadaan hidup. Yusuf baru ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB.
Bujang, Yanti, Arwin, dan Jamilus kini masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi.(*ek)