Bandarlampung, (berita2.com): Calon peserta tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Provinsi Lampung banyak memilih empat daerah otonomi baru (DOB), dengan alasan lebih banyak formasi dan terbuka.
"Saya mencoba mengadu nasib untuk kali keempat tes CPNS. Kali ini memilih Kabupaten Mesuji, karena mungkin di daerah baru peluang diterima lebih terbuka," kata Darmanto, warga Sukarame, Bandarlampung, Sabtu.
Ia menjelaskan, jika diterima, soal perpindahan ke kabupaten/kota yang diinginkan bisa dilakukan dengan berbagai cara.
"Yang terpenting ikut tes dulu dan diterima, nanti kalau ingin pindah kan ada jalurnya," terang dia.
Eviana, warga Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung pun mengungkapkan hal serupa bahwa memilih tes di DOB, yakni Kabupaten Pesawaran.
"Saya sudah empat kali tes, dan ini nanti yang kelima, semuanya milih di Bandarlampung. Tak pernah lolos. Mudah-mudahan kali ini berhasil," ujarnya berharap.
Evi--sapaan akrabnya-- mengakui, kalau nanti nasib membawanya harus menjadi PNS, ia pun berniat pindah ke kota.
Sementara itu, formasi di empat DOB yakni Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 525, kemudian Kabupaten Mesuji 525, Kabupaten Pesawaran 273, dan Kabupaten Pringsewu 540.
Provinsi Lampung tahun ini menerima 5.285 orang untuk mengisi berbagai formasi baik di provinsi, maupun kabupaten/kota, tesnya dilaksanakan serentak tanggal 29 November mendatang.
Panitia memperketat proses seleksi, salah satunya dengan mewajibkan pelamar melampirkan surat pernyataan bermateri, tidak akan menggunakan "joki".
Hal tersebut guna mengantisipasi perjokian seperti yang terjadi pada tes tahun 2008, dan panitia memberikan waktu tambahan 15 menit sebelum dilakukan tes.
"Waktu tersebut digunakan pengawas untuk mencocokkan nomor tes dan kartu identitas peserta dengan data yang ada, guna menghindari perjokian," kata Kepala BKD Lampung Thamrin Bachtiar.
Ia menjamin, pelaksanaan tes tahun ini lebih transparan dan jujur, sebab semua proses dilakukan secara terbuka.(*/wan)


















